Thursday, June 25, 2015

Penjelasan Gempa di Ranai

Masih berkutat dengan gempa yang terjadi dini hari tadi, saya penasaran dan melakukan pencarian informasi di internet, berdiksusi dengan teman-teman di Ranai hingga berdiskusi dengan teman-teman di jurusan Geologi di UPN Jogja mengenai hal tersebut. Kita berdiri di atas lempeng-lempeng (benua dan samudera) yang terus bergerak. Indonesia secara geologi diapit oleh tiga lempeng sekaligus, lempeng samudera Hindia (Indo-Australia), lempeng benua Eurasia dan lempeng samudera Pasific. 

Peta Tektonik Indonesia, via balai3.denpasar.bmkg.go.id
Lempeng samudera Hindia (Indo-Australia) cenderung bergerak ke arah utara dengan kecepatan 7,1 cm pertahun, lempeng samudera Pasific bergerak kearah barat daya dengan kecepatan 8 - 10 cm pertahun, sedangkan lempeng Eurasia cendrung stabil. Pergerakan lempeng-lempeng ini lah yang sering menyebabkan gempa bumi. Jika lempeng-lempeng yang bergerak bertemu pada titik yang disebut zona subduksi, maka akan menyebabkan gempa yang besar bahkan gelombang tsunami karena terjadi gesekan antara lempeng-lempeng bumi. 
Ilustrasi, via news.okezone.com

Secara geologi Kepulauan Natuna terletak di lempeng Eurasia yang cendrung stabil, kalaupun lempeng Eurasia bergerak maka ia akan bergerak dengan kecepatan yang sangat sangat lambat. Namun tidak menutup kemungkinan pergeseran pergeseran bawah tanah masih sering terjadi, hingga menyebabkan getaran yang dirasakan masyarakat Ranai dan sekitarnya dini hari tadi. Hal ini sama dengan apa yang dijelas oleh BMKG Kabupaten Natuna melalui Stasiun Meteorologi (Stasmet). Kekuatan gempa tektonik dini hari tadi adalah berkisar 2 - 3 skala MMI (Modified Mercally Intensity). Dalam skala ini, getaran masih dibilang aman, karena terasa sedikit getaran seperti saat mobil truck sedang lewat. Ternyata hal ini bukan yang pertama, meskipun kali ini getaran terasa sangat kuat hingga radius puluhan kilometer. Gempa kecil sebelumnya pernah terjadi di Cemaga beberapa waktu lalu. Penyebab gempa adalah pergeseran kontur tanah yang aktif karena terjadi penyesuaian di bawah daratan pulau Bunguran. Kejadian tersebut berskala kecil tidak akan terjadi berulang-ulang, tidak menimbulkan tsunami karena terjadi di darat dan ini terjadi karena mengingat struktur tanah daerah Natuna terdiri dari tanah podsolik merah kuning dari batuan yang tanah dasarnya mempunyai bahan granit, dan alluvial serta tanah organosol dan gley humus.


sumber : http://batam.tribunnews.com


Natuna di Goyang Gempa?

Udara pagi masih menyelimuti bumi Borneo ketika saya turun ke lantai satu untuk menyantap sahur di Ramadhan hari ke 8 ini. Setelah makan, seperti kebiasaan kebanyakan orang Indonesia yang tak bisa lepas dari gadget nya, saya pun berbuat demikian, hanya sekedar mengecek akun-akun media sosial yang saya miliki. Pandangan terhenti saat membuka BBM dan melihat recent update rekan-rekan di BBM yang mengatakan ada gempa, gempa di Natuna, kampung halaman saya. Inti dari private message di recent update rekan-rekan BBM saya adalah telah terjadi getaran mirip gempa disertai dengan suara gemuruh pada tanggal 25 Juni 2015 pukul 01.22 dinihari, sesaat sebelum santap sahur.


Hal ini sangat mengejutkan saya, dari yang telah saya pelajari tentang ilmu kebumian, kepulauan Natuna sangat aman dari gempa karena tidak terletak di jalur lempeng tektonik. Lalu getaran apa yang yang dirasakan hampir seluruh pesisir timur pulau Bunguran ini?

Peta Lempeng Tektonik Indonesia, via ciloty-brotherhoodz.blogspot.com

Saya mencoba mencari tahu apakah ada faktor lain yang menyebabkan getaran tersebut. Berdiskusi dengan kawan-kawan di Ranai yang merasakan langsung, berdiskusi dengan teman-teman jurusan geologi di kampus, hingga mencari tau informasi diinternet. Banyak dugaan yang muncul, mulai dari gempa tektonik, aktivitas pengeboman di laut, hingga sampai ke hal-hal yang mistis (Indonesia banget).

jika itu dikatakan gempa, maka kitaharus pahami dulu beberapa jenis gempa berikut ini :
(sumber : rovicky.wordpress.com)

 

1. Gempa Tektonik, adalah gempa yang berasal dari pergerakan lempeng bumi. Bergeraknya lempeng-lempeng atau kerak bumi. Tiap tiap lapisan memiliki kekerasan dan massa jenis yang berbeda satu sama lain. Lapisan kulit bumi tersebut mengalami pergeseran akibat arus konveksi yang terjadi di dalam bumi. Karena gesekan antar lempengan ini menyebabkan gempa, ini yang paling sering terjadi selama ini. 

 

2. Gempa Vulkanik, sesuai dengan namanya gempa vulkanik atau gempa gunung api merupakan peristiwa gempa bumi yang disebabkan oleh gerakan atau aktifitas magma dalam gunung berapi. Gempa ini dapat terjadi sebelum dan saat letusan gunung api. Getarannya kadang-kadang dapat dirasakan oleh manusia dan hewan sekitar gunung berapi itu berada. Perkiraaan meletusnya gunung berapi salah satunya ditandai dengan sering terjadinya getaran-getaran gempa vulkanik.

 

3. Gempa Runtuhan, biasa juga disebut dengan terban merupakan gempa bumi yang terjadi karena adanya runtuhan tanah atau batuan. Lereng gunung atau pantai yang curam memiliki energi potensial yang besar untuk runtuh, juga terjadi di kawasan tambang akibat runtuhnya dinding atau terowongan pada tambang-tambang bawah tanah sehingga dapat menimbulkan getaran di sekitar daerah runtuhan, namun dampaknya tidak begitu membahayakan. Justru dampak yang berbahaya adalah akibat timbunan batuan atau tanah longsor itu sendiri.

 

4. Gempa Jatuhan, biasanya disebabkan oleh meteor. Meteor yang jatuh ini akan menimbulkan getaran bumi jika massa meteor cukup besar. Getaran ini disebut gempa jatuhan, namun gempa ini jarang sekali terjadi. kawah terletak dekat Flagstaff, Arizona, sepanjang 1,13 km akibat kejatuhan meteorite 50.000 tahun yang lalu dengan diameter 50 m.

 

5. Gempa Buatan, adalah gempa yang dibuat oleh manusia, bisa karena suatu percobaan peledakan nuklir bawah tanah atau laut, ledakan dinamit di bawah permukaan bumidan aktivitas-aktivitas lain.

 

Dari kelima point di atas, hal yang mungkin terjadi dan menyebabkan getaran di daerah Ranai dan sekitarnya adalah :
  1. Gempa Buatan, karena aktivitas nelayan yang mengebom di laut.
  2. Gempa Runtuhan, dimana hal ini pernah terjadi di Desa Ceru, Kecamatan Bunguran Timur Laut beberapa tahun lalu.
  3. Gempa Tektonik, meskipun kemungkinan sangat kecil karena letak kepulauan Natuna yang jauh dari lempeng tektonik.

semoga bermanfaat. :)

Tuesday, June 23, 2015

Peta Wisata Kecamatan Bunguran Timur

Bicara tentang Natuna, tak lengkap bila tidak menyertakan tempat-tempat wisatanya. Kabupaten Natuna terkenal dengan tempat wisatanya yang anyak dan beragam, dari gunung, laut, pantai, batu, sejarah, religi hingga kuliner, semua ada di sini. Jadi lewat postingan kali ini, akan saya coba menjelaskan satu persatu tempat-tempat wisata yang ada di Kecamatan Bunguran Timur, dan tempat-tempat berikutnya insha Allah akan menyusul kelak. oke. :)

Peta Wisata Kecamatan Bunguran Timur


Keterangan:
1. Wisata Religi : Masjid Agung Natuna
2. Wisata Alam : Senubing Batu Sindu, Batu Rusia (Russia Stone), Batu Kapal, Batu Datar
3. Wisata Alam : Pulau Senoa
4. Wisata Alam : Sepempang, Batu Alif
5. a. Wisata Alam : Gunung Ranai, Air Terjun Gunung Ranai
    b. Wisata Sejarah : Museum Sri Srindit
6. Wisata Alam : Hutan Mangrove, Pering, Ujung Landasan.



Monday, June 22, 2015

4 Penyakit Ini Sangat Akrab Dengan Mahkluk yang Bernama Mahasiswa

Assalamu'alaikum, semoga selalu sehat dan waras.


Kali ini ane mau share tentang penyakit-penyakit yang kerap kali "menyapa" makhluk yang bernama Mahasiswa, apalagi judulnya Mahasiswa Perantau, yang serba kekurangan dan keterbatasan. Mulai dari keterbatasan finansial, kekurangan makanan karena jauh dari orang tua, hingga kekurangan kasih sayang. upss.
Penyakit-penyakit ini datang karena beberapa faktor, namun kebanyakan karena faktor dari kita sendiri yang kurang jeli memanage sesuatunya dengan baik. Untuk kamu yang bakal jadi Mahasiswa Perantau atau mantan Mahasiswa Perantau, yuk mari bernostalgia dengan tulisan sederhana ini. :D

1. Maag
Taraaaaa, siapa yang tak kenal sakit maag? ini merupakan penyakit paling mainstream yang kerap menyapa mahasiswa. Penyakit maag atau juga yang biasa dikenal dengan nama gastritis merupakan suatu keadaan kesehatan dimana terjadi pembengkakan, peradangan atau iritasi pada lapisan lambung. 
Penyebab umum penyakit ini yang biasa orang bilang adalah pola makan yang tidak teratur. Ya jelas lah ya, secara kita mahasiswa yang selalu bermenukan tugas kuliah yang seabrek banyaknya, belum lagi bagi kamu yang aktif diorganisasi, deadline program kerja dan kesibukan-kesibukan lain membuat kamu kadang lupa mengatur pola makan, bahkan ada yang lupa makan seharian! Bahaya kan, bahaya emang. Banyak orang berpendapat penaykit ini tidak berbahaya, bisa disembuhkan dengan meninggalkan kebiasaan buruk dan mengatur pola makan. Namun juga jangan dianggap remeh ni penyakit, kalau dibiarin terus menerus tanpa pengobatan lama-lama juga akan parah.
Sakit Maag
Penyebab-penyebab Sakit Maag :
  1. Makan tidak teratur, seperti yang sudah dijelaskan tadi.
  2. Makan gorengan, gorengan yang mengandung kadar minyak (yang kadang-kadang juga udah digunakan berkali-kali) dapat menyebabkan penyakit ini datang menghampiri
  3. Kafein, nah ini bagi kamu penikmat kopi, boleh aja minum kopi tapi imbangi juga dengan makan nasi, jika terlalu sering mengkosumsi kafein tanpa makan nasi, maka perut biasanya akan berbunyi seperti kelaparan
  4. Kelelahan juga bisa membuat penyakit ini datang,
  5. Stress
  6. Kurang tidur
  7. Merokok


Cara Mencegah :
Mencegah lebih baik dari pada mengobati, seringkan dengar kata-kata itu dari orang-orang? Oleh karena itu, ane cuma akan membagi tips mencegah datangnya penyakit maag, karena jika ane kasi pengobatannya, ntar kamu bakal berfikiran pendek, "udah lah, kalo sakit kan ntar ada obatnya", ndek buleh kohndok yau.
  1. Atur pola makan, memang tak dapat dipungkiri sebagai seorang mahasiswa, kita selalu ditemani dengan tugas dan kegiatan-kegiatan organisasi kampus lainnya, namun itu jangan sampai membuat kamu lupa makan, atur pola makanmu, bukan alasan untuk bilang tidak ada waktu, bukannya gabung organisasi itu membuatmu lebih lihai dalam mengatur waktu?
  2. Makanlah dengan menu yang sehat, gak harus mahal, nasi sayur di Jogja cuma 4000 perak. :D . Tapi kalau mau yang berkualitas, memang agak sedikit mengerok kocek lebih dalam, tapi masih mending daripada uang yang kamu keluarkan untuk membeli obat dan bahkan membayar rumah sakit kalau kamu udah sakit nanti, ya kan?
  3. Sering-sering berolahraga agar sistem kekebalan tubuhmu meningkat.:D
Sumber: 
http://penyakitmaag.net/
http://kesehatan96.blogspot.com



2. Typus
Yah, penyakit ini menempati tempat nomor dua sebagai penyakit yang sering menyapa mahasiswa. SAKIT TYPUS. Masih berkutat dengan pola makan dan istirahat. Mahasiswa yang baik harus memperhatikan hal ini, okey. Kalau dah kenak penyakit typus ni, badan lemah gemulai tak bisa berbuat apa-apa, bahkan dalam beberapa kasus bisa menyebabkan kematin jika tak segera diobati. Bakteri penyebab penyakit tifus sudah sering menyerang banyak umat manusia, hampir 2,5 juta jiwa yang menderita penyakit tipes dalam setiap tahunnya.
Sakit typus, via obat.in
Penyebabnya :
Penyakit ini disebabkan oleh infeksi bakteri yang biasanya disertai oleh beberapa macam penyakit seperti diare, dan penyakit sistematik lainnya yang disebabkan oleh bakteri yang bernama Salmonella typhi. Penyebab sakit typus dikerenakan bakteri tersebut masuk ke tubuh melalui makanan–makanan atau minuman yang sudah terkontaminasi bakteri ini. Jika kamu makan atau minum ditempat yang sembarangan dan tidak tahu jaminan kebersihannya maka bisa saja terkena bakteri tersebut. Apabila bakteri tersebut sudah masuk dalam tubuh kemudian menuju ke usus, aliran darah, limfa hati, ginjal, paru–paru dan juga bagian tubuh lainnya, maka penyakit ini dengan senang hati mendekati kamu.

Cara Mencegah :
  1. Pola Hidup bersih dan sehat seperti makan teratur, makan dan minum dari piring dan gelas yang sudah dicuci bersih, serta tidur yang cukup.
  2. Olahraga, juga menjadi hal yang sangat penting agar penyakit ini tidak mudah masuk dalam tubuh kamu, karena melalui olahraga anda bisa membuat kekebalan tubuh kamu semakin kuat.
  3. Manusia juga bisa menjadi pembawa penyakit tipes melalui kotoran–kotoran yang bertahun–tahun tidak terbuang.
  4. Makanan–makanan sehat yang mengandung banyak Vitamin, protein, mineral contohnya seperti apel, jeruk, dan yang lainnya.
Sumber :
http://obatpenyakittipes.web.id


3. Demam
Demam menempati urutan ketiga. Selamat ya. :D. Demam merupakan penyakit yang juga kerap menyinggahi mahasiswa, ada berbagai jenis demam, namun yang sering dialami adalah Malaria dan DBD. Demam adalah kondisi ketika suhu tubuh berada di atas 37.5 derajat celsius. Infeksi ringan hingga parah bisa menyebabkan demam. Demam merupakan bagian dari proses kekebalan tubuh yang sedang melawan infeksi akibat virus, bakteri atau parasit. Selain itu, demam juga bisa terjadi ketika seseorang terlalu lama berada di bawah sinar  matahari atau karena penyakit seperti hipertiroidisme dan artritis.
Demieeem, via ngopy.com
Penyebabnya :
Ada beberapa penyebab demam diantaranya adalah :
  1. Sistem imun tubuh yang lemah
  2. Gigitan nyamuk
  3. Tertular dari orang lain
  4. Kelelahan karena terkena panas matahari

Cara Mencegah:
  1. Olahraga selalu menjadi hal utama untuk mencegah berbagai penyakit.
  2. Selalu menjaga kebersihan lingkungan sekitar kost-kosan, ingat 3 M! (ku jek lupak)
  3. Batasi aktifitas dibawah terik matahari untuk kamu yang kira-kira tidak kuat menjalaninya.
Sumber :
http://www.alodokter.com
http://www.tribunnews.com



4. BONUS, Penyakit Kulit : Panu dan Kurap
Ini ni yang Bonusnye mantap. :D.  Penyakit kulit yang sering mengampiri mahasiswa yang kurang "peka" terhadap kesehatan tubuh mereka sendiri. Penyakit ini bisa menghilangkan tingkat kePDan seseorang. Penyakit ini bisa menyerang siapa saja yang tidak memperhatikan kebersihan dirinya.
Panu dan Kurap

Penyebab :
Penyakit panu dan kurap ini disebabkan oleh Infeksi oleh kuman dan jamur yang dapat ditularkan dengan kontak langsung dengan jamurnya. Juga bisa disebabkan oleh lingkungan yang kurang bersih.

Cara Mencegahnya :
  1. Jagalah kebersihan kulit dan tubuh dengan mandi secara teratur minimal 2x sehari
  2. Jagalah kebersihan kuku tangan dan kuku kaki dengan melakukan pemotongan kuku jika sudah panjang.
  3. Jagalah kebersihan pakaian
  4. Gunakan pakain dengan bahan yang dapat menyerap keringat
  5. Gunakan handuk yang bersih, handuk merupakan alat yang sering dipakai dan sering lembab dan biasanya juga kurang diperhatikan.
Sumber :
http://www.klinkstore.com
http://www.penyebab-penyakit.com