Saturday, September 12, 2015

Tokoh yang Lahir 12 September, #hariinidalamsejarah

1494 - Raja François I dari Perancis
The King, via bagusseven.blogspot.com

 
1818: Richard Gatling,
Penemu Amerika yang terkenal karena senapan Gatling penemuannya, senapan mesin pertama yang sukses dan dipatenkan pada tahun 1862.
Gatling, via www.britannica.com, and his gun (insert), via www.gunsandammo.com


1897: Irène Curie,
Yang bersama suaminya Jean Frédéric Joliot, melakukan pekerjaan perintis dalam radioaktivitas dan ilmu nuklir; ia adalah putri dari Marie dan Pierre Curie, penemu radium.
Irene dan Suami, via id.wikipedia.org
Pada tahun 1926 ia menikah dengan Jean Frédéric Joliot (kedua pengantin menghubungkan kedua nama belakangnya) dan berkolaborasi pada radioaktiovitas alami dan buatan, transmutasi unsur, dan fisika nuklir. Pada tahun 1935 menerima Hadiah Nobel Kimia. Pada tahun 1938 risetnya pada aksi neutron pada unsur berat, merupakan langkah penting dalam penemuan fisi nuklir. Ia menjadi guru besar Fakultas Sains di Paris pada 1937, dan pada 1946 Direktur Institut Radium.
Merupakan aktivis perdamaian, ia mengambil perhatian tekun dalam hak wanita, menjadi anggota Comité National de l'Union des Femmes Françaises dan pada Dewan Perdamaian Dunia. Ia merupakan Ketua Fisika Nuklir di Sorbonne, dan pada 1936 pemerintah Prancis mengangkatnya sebagai Menteri Muda Negara untuk Riset Ilmiah dan akhirnya ia terpilih sebagai Petugas Legion of Honour.



1924: Amílcar Cabral, 
Cabral, via kwekudee-tripdownmemorylane.blogspot.com
Pria ini yang memimpin perjuangan bersenjata untuk merebut kemerdekaan Cape Verde dan Guinea Portugis (kemudian Guinea-Bissau) dari Portugis.


1930: Akira Suzuki, 
Auzuki, via www.nobelprize.org
Ilmuwan Jepang yang secara independen mengerjakan tiga cara baru untuk mensintesis molekul organik kompleks.



1973 - Paul Walker,
Pemeran Amerika Serikat 
Paul, via truthernews.wordpress.com
Penyuka film Fast and Forious tentu mengenal sosok aktor satu ini. Paul Walker, di film dia berperan sebagai Brian O'Connor, seorang agen Polisi. Aksi-aksinya difilm sangat hebat sehingga mengundang decak kagum para penonton. Namun pada tahun 2013, para fans diguncang dengan berita duka tentang kecelakaan yang menyebabkan kematiannya, disela-sela syuting film Forius 7.



1980 - Yao Ming, 
Pemain Basket Tiongkok
Yao Ming, via genius.com
Penggila meme tentu tau aktor yang satu ini, karena gambar ia tertawa sangat sering dijadikan meme dengan kata yang khas "bitch please". Dan jujur, itu juga gambar yang paling saya suka. :D
Yao adalah mantan pemain bola basket asal Tiongkok pertama yang bermain di kompetisi NBA. Sejak pertama kali masuk NBA pada tahun 2002 hingga pensiun, dia bermain di klub Houston Rockets. Bersama Gheorghe Muresan, Manute Bol, dan Shawn Bradley ia menjadi pemain basket tertinggi di kompetisi NBA dengan tinggi tubuh mencapai 229 cm.



sumber :
https://id.wikipedia.org/wiki/Yao_Ming
https://id.wikipedia.org/wiki/12_September

Peristiwa Penting 12 September, #hariinidalamsejarah

Peristiwa Penting Pada 12 September :

1609: Henry Hudson berlayar dan memulai eksplorasinya ke Sungai Hudson.
Henry Hudson, via www.jcs-group.com


1683 - Perang Austria-Ottoman: Pertempuran Wina - Beberapa pasukan tentara Eropa bersatu untuk mengalahkan Kerajaan Ottoman. 
Suasana Perang, via indonesia.faithfreedom.org
Raja John III (John Sobieski) dari Polandia mengalahkan Turki di gerbang Wina, mengakhiri pengepungan kota itu yang telah dimulai sejak tanggal 17 Juli; setelah kekalahan ini, tentara Ottoman runtuh dan terus kehilangan wilayahnya pada orang-orang Eropa.


1923 - Persatuan Islam (atau Persis) didirikan di Bandung. Mohammad Natsir yang masih muda, ikut menjadi anggotanya. 
Logo Persis, via khazanah.republika.co.id
1940 - Lukisan gua di Lascaux, Perancis ditemukan.
Lukisan Gua, via mukainternet.blogspot.com
Empat remaja laki-laki yang sedang mencari anjing mereka yang hilang menemukan Lascaux, sebuah situs gua di Perancis selatan berisi beberapa contoh seni prasejarah paling spektakuler.


1974 - Kaisar Haile Selassie I dari Ethiopia, 'Juru Selamat' Gerakan Rastafari, digulingkan melalui sebuah kudeta militer. 
Kaisar, via 4anakrasta.blogspot.com


1980 - Kudeta militer di Turki. 
Bendera Turki, via bayuyudhaprasetya.wordpress.com

1984 - Peristiwa Tanjung Priok. 23 orang tewas dalam insiden ini.
Tragedi Priok, via citizendaily.net

Pada pertengahan tahun 1984, beredar isu tentang RUU organisasi sosial yang mengharuskan penerimaan azas tunggal. Hal ini menimbulkan implikasi yang luas. Diantara pengunjung masjid di daerah ini, terdapat seorang mubaligh yang terkenal, menyampaikan ceramah pada jama’ahnya dengan menjadikan isu ini sebagi topik pembicarannya, sebab Rancangan Undang-Undang tsb sudah lama menjadi masalah yang kontroversial.
Pada tanggal 7 September 1984, seorang Babinsa beragama Katholik sersan satu Harmanu datang ke musholla kecil yang bernama “Musholla As-sa’adah” dan memerintahkan untuk mencabut pamflet yang berisi tulisan problema yang dihadapi kaum muslimin pada masa itu, dan disertai pengumuman tentang kegiatan pengajian yang akan datang.
Tak heran jika kemudian orang-orang yang disitu marah melihat tingkah laku Babinsa itu. pada hari berikutnya Babinsa itu datang lagi beserta rekannya, untuk mengecek apakah perintahnya sudah dijalankan apa belum. Setelah kedatangan kedua itulah muncul isu yang menyatakan, kalau militer telah menghina kehormatan tempat suci karena masuk mushola tanpa menyopot sepatu, dan menyirami pamflet-pamflet di musholla dengan air comberan.
Tragedipun tak dapat dielakkan, demo besar2an hingga pembantaian pun terjadi yang mengakibatkan puuhan orang meninggal dunia.
sumber : https://indocropcircles.wordpress.com/2014/05/30/tragedi-tanjung-priok-1984-pembantaian-kaum-muslimin-oleh-abri/


1992 - Pesawat ulang-alik Endeavour diluncurkan menandai peluncuran pesawat ulang-alik yang ke-50. 
Endeavour, via abcnews.go.com


1993 - Pesawat ulang-alik Discovery diluncurkan menandai peluncuran pesawat ulang-alik yang ke-57. 
Discovery, via studentdeii.blogspot.com

1999: Presiden Indonesia, B.J. Habibie akhirnya setuju untuk mengizinkan pasukan penjaga perdamaian internasional ke Timor Timur untuk meredam kekerasan yang meletus setelah referendum pro-kemerdekaan.
Pasukan Perdamaian, via indo-artileri.blogspot.com



http://www.kembangpete.com/2014/09/11/peristiwa-penting-yang-terjadi-pada-tanggal-12-september/
https://id.wikipedia.org/wiki/12_September

Friday, September 11, 2015

11 September : Gedung WTC, #hariinidalamsejarah

Saat itu aku masih berumur 10tahun, kelas 4 SD, ketika orang rumah sedang heboh sekali menonton berita di TV dan mengobrol tentang kata yang asing sekali ditelinga ku. "teroris". begitulah kalau tidak salah aku mendengarnya. Lalu ku tanyakan itu pada ibu, dan beliau menjawab "nanti ya mama jelasin, kamu belum ngerti untuk hal ini". Mendengar hal itu semakin penasaran aku, banyak sekali pertanyaan yang ada dalam kepala ini, terutama tentang "teroris" itu.

Sedikit jawaban terjawab saat malam, seperti biasa setelah magrib menuju isya dan makan malam kami berkumpul di ruang keluarga. Entah sekedar menonton TV, membaca buku dan kegiatan lain. Namun semua berhenti ketika di TV penyiar memberitakan tentang kejadian yang terjadi di belahan benua seberang, Amerika. Dalam cuplikan berita tersebut menampilkan video amatir yang merekam pesawat yang tengah mengudara "dengan santai" menabrakkan dirinya ke gedung kembar yang diketahui bernama WTC (World Trade Center) itu. Ledakan pun terjadi, tak lama berselang, sebuah pesawat kembali datang dan menabrak satu gedung disebelahnya. Dalam hitungan menit, menara kembar simbol nagar adidaya itupun hancur, rata dengan tanah. Semula, tidak ada perasaan ngeri yang aku alami, itu mirip seperti film-film action yang sering ku nonton. Namun aku kaget ketika ada yang menyebut, itulah teroris. Kata-kata itu kembali terngiang ditelinga dan fikiranku. Teroris.
Peristiwa 9/11, via allenbwest.com
Lalu akupun mendapat penjelasan, bahwa teroris itu adalah mereka yang suka melakukan hal-hal anarkis, membunuh, dan lain-lain yang berhubungan dengan kejahatan. Intinya adalah menyebar ancaman.

Melalui kejadian di Amerika itu, aku baru memahami, apa yang sedang terjadi. Meskipun masih sedikit. Aku ingat, peristiwa yang dikenal dengan tragedi 9/11 tersebut menjadi awal islamofobia di dunia. Karena dengan peristiwa itu, Amerika mengatakan Osama bin Laden, tokoh penting di Irak yang merupakan dalangnya. Jadi setiap orang berjenggot, bersorban, dan bergamis langsung saja dikata teroris. Ulah media. Propaganda.

Bertahun berlalu, islamofobia masih sulit untuk dihilangkan, bahkan meluas hingga ke seluruh penjuru dunia. Imej islam sebagai teroris pun seakan melekat. Bila melihat orang berjanggut, wanita berhijab, pria bergamis, selalu saja disebut teroris. Terlebih lagi di Indonesia, setelah kejadian 9/11, menyusul pula "kegiatan-kegiatan" serupa di Indonesia, seperti Bom Bali I dan II, Bom Kuningan, dll. Yang memang pelakunya (entah memang pelaku, atau hanya skenario saja) adalah mereka yang berjanggut, bergamis, dan atribut-atribut seperti itu.

Aku juga pernah mengalami hal serupa, ketika liburan kuliah dari Jogja. Aku pulang ke kampung halaman. Pergi mesjid dengan tampilan seperti disebut diatas, berjenggot (brewok), dan menggunakan gamis. Apa sambutan yang ku dapat?

"au ni gi kulah jeoh2 kat Jogja nun nak jedi teroris ke?"
"(kamu ini, kuliah jauh2 di Jogja sana mau jadi teroris ya?)"

Sebegitu sempit kah pemikirannya? aku sempat membatin, jadi kalau kalian punya rejeki lebih dan mendapat kesempatan jalan-jalan ke Pakistan atau negara lain di Timur Tengah, berarti semua orang yang kalian temui adalah teroris? Bukankah mereka berjenggot (brewok) bergamis, dan wanitanya berhijab penuh? Begitu?

Gelombang islamofobia terus menyebar, banyak yang membenci islam, namun selalu ada hikmah dibalik kisah. Dari sebegitu banyak yang membenci islam, tak sedikit pula dari mereka yang bahkan masuk islam, kebanyakan mereka menyadari bahwa apa yang mereka tuduhkan berbanding terbalik jika mereka "terjun langsung" melihat islam itu sendiri.

Belakangan juga, banyak video-video yang menerangkan tentang sebuah konspirasi dibalik kejadian 9/11. Ada yang mengatakan itu bukanlah teroris, namun sesuatu yang memang sudah direncanakan. Analisa dari berbagai video amatir seputar kejadian dan juga beberapa analisa-analisa lain banyak yang menyimpulkan bahwa kejadian ini hanyalah kejadian yang "sengaja" dibuat-buat. Entahlah. Wallaahu a'lam.
Pernyataan seorang jurnasis, via youtube.com



11 September : Hari RRI (Radio Republik Indonesia) #hariinidalamsejarah

RRI, via fajar.co.id
Banyak peristiwa penting yang terjadi pada tanggal 11 September, salah satunya adalah Hari Radio Republik Indonesia, kita biasa menyebutnya dengan RRI. Karena pada tanggal ini 70 tahun yang yang lalu (11 September 1945), RRI mengudara untuk pertama kalinya.

Sejarah berdirinya RRI tak lepas dari perjuangan bangsa Indonesia mencapai kemerdekaannya. Dan tentu juga didukung oleh figur-figur yang luar biasa sehingga RRI bisa berdiri dan menjadi eksis hingga saat ini. 
Jusuf Ronodipuro, via http://infosketsa.com
Salah satu dari sekian banyak figur pejuang-pejuang radio tersebut adalah Jusuf Ronodipuro, beliau adalah pegawai Hoso Kyoku (Radio Jepang) yang memberi tahu kepada Dr Abdulrachman Saleh bahwa terhitung tanggal 18 Agustus 1945, radio penyiaran Jepang itu sudah tidak mengudara lagi. Tanpa direncanakan sebelumnya, tiba-tiba saja timbul niat Pak “Karbol” (julukan Abdulrachman Saleh) untuk membuat radio pemancar sendiri yang akan ditempatkan dibagian Faal Sekolah Tabib Tinggi Jakarta (kemudian menjadi FKUI). Ahirnya kedua orang perintis Radio Republik Indonesia ini berhasil mengudarakan “The Voice of Free Indonesia" pada tgl, 22 Agustus 1945. 

Pada tanggal 10 September 1945, para pejuang radio  yang bekerja di Hoso Kyoku seluruh Jawa berkumpul di Jakarta untuk merundingkan cara pengambil alihan Hoso Kyoku yang kemudian di persemabahkan kepada Republik Indonesia sebagai alat perjuangan bangsa.
Pak Karbol, via http://infosketsa.com
Selesai pertemuan di Pejambon delegasi radio menuju ke rumah Okonogi Kepala Pusat Hoso Kyoku untuk membicarakan penyerahan pemancar-pemancar radio kepada RRI, tetapi tidak berhasil. Alasannya bahwa semua pemancar dan alat-alat Hoso Kyoku sudah didaftar dan daftar-daftar itu sudah ditangan Komando SEAC di Singapura.

Kemudian delegasi meninggalkan rumah Okonogi yang sempat mengucapkan selamat berjuang kepada angkasawan radio. Perundingan selanjutnya diadakan di rumah Adang Kadarusman di Jalan Menteng Kecil, dan tepat pukuk 24.00 wib tengah malam rapat dibuka oleh Dr. Abdulrachman Saleh .

Pada tgl 11 September 1945 malam hari, bertempat dirumah Adang Kadarisman, Pak Karbol memimpin rapat yang menandai berdirinya Radio Republik Indonesia. Peserta rapat terdiri dari utusan daerah ex stasiun penyiaran Jepang, antara lain :
  • Utusan dari Jakarta : Adang Kadarusman, Sutojo Surjodipuro, Jusuf Ronodipuro, Sukasmo, Syawal Mochtarudin dan M.A.Tjatja.
  • Utusan Dari Bandung : Sjakti Alamsjah, RA.Dardja, dan Agus Marah Sultan.
  • Utusan dari Yogyakarta : RM.Soemarmadi, dan Sudomomarto
  • Utusan dari Surakarta : R.Maladi  dan Sutardi Hardjolukito.
  • Utusan dari Semarang : Suhardi dan Harto.
  • Utusan daru Purwokerto : Suhardjo.
Pertemuan berlangsung dalam suasana ramah tamah , tetapi penuh rasa tanggung jawab dan berakhir pada pukul 06.00 pagi yang menelurkan keputusan dengan suara bulat antara lain :
  • Tanggal  11 September ditetapkan sebagai hari berdirinya RRI.
  • Semua pegawai diminta menentukan pendiriannya untuk menjadi pegawai RRI yang harus disertai sumpah setia kepada RRI dan negara Republik Indonesia atau tidak menjadi pegawai RRI.
  • Organisasi semua radio tunduk kepada Komando Pusat (Dr.Abdulrachman Saleh)
  • Masing-masing studio mengadakan penyerahan pemancar dan studionya dari pihak Jepang.
  • Mencari tempat diluar kota untuk calon tempat perjuangan selanjutnya .
  • Memindahkan pemancar-pemancar besar dari kota ketempat-tempat perjuangan selanjutnya dan beserta alat-alat penting yang dihawatirkan di bom oleh musuh.
  • Menyiapkan studio-studio darurat beserta mobil .
Demikian antara lain keputusan-keputusan dari  13 keputusan yang merupakan dasar atau fundamental RRI dalam menghadapi masa-masa perjuangan selanjutnya. Perundingan malam itu juga menghasilkan Sumpah 11 September 1945 yang dikenal dengan Tri Prasetya RRI. Juga semboyan “Sekali Diudara Tetap di Udara”.
Tri Prasetya RRI berbunyi :
  • Kita Harus menyelamatkan segala alat siaran radio dari siapapun yang hendak menggunakan alat tersebut untuk menghancurkan negara kita . Dan membela alat itu dengan segala jiwa raga dalam keadaan bagaimanapun dan dengan akibat apapun juga.
  • Kita harus mengemudikan siaran RRI sebagai alat perjuangan dan alat revolusi seluruh bangsa Indonesia dengan jiwa kebangsaan yang murni , hati  yang bersih dan jujur serta budi yang penuh kecintaan dan kesetiaan kepada tanah air dan bangsa.
  • Kita harus berdiri diatas segala aliran dan keyakinan partai atau golongan dengan mengutamakan persatuan bangsa dan keselamatan negara  , serta berpegang pada jiwa proklamasi  17 Agustus 1945 .
Dengan bermodalkan delapan studio yaitu di Jakarta, Bandung, Purwokerto, Yogyakarta, Surakarta, Semarang, Surabaya dan Malang, RRI menyuarakan perjuangan bangsa Indonesia ke segenap plosok tanah air.

Siaran RRI tidak saja dicari oleh pendengar bangsa Indonesia diseluruh kepulauan nusantara tetapi juga oleh pendengar di luar negeri yang ingin mengetahui perjuangan bangsa Indonesia yang sebelum Perang Dunia II terkenal dengan Het Zachte Volk Terwereed. Siaran  RRI berkumandang dan berkembang seirama dengan meningkatnya perjuangan mempertahankan Proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945 melawan penjajah.

Pertempuran melawan tentara penjajah mengakibatkan lahirnya stasiun-stasiun RRI baru di Cirebon, Tasikmalaya, Garut, Cilacap, Kebumen, Pekalongan, Tegal, Pati, Salatiga, Mojokerto, Magelang, Wonosobo, Blitar, Madiun, Bondowoso, Kotaraja (Banda Aceh), Bukittinggi, Palembang dan Padang seluruhnya berjumlah 21 stasiun, Dengan demikian jumlah stasiun RRI menjadi 29 buah termasuk 8 stasiun yang ada sebelumnya. 

Sebagai akibat dari Perang Kemerdekaan Pertama  , jumlah stasiun RRI menyusut dan tinggal 10 stasiun yaitu Yogyakarta, Madiun, Kediri, Surabaya, Malang, Blitar, Magelang, Purwokerto dan Pekalongan menggabung di Wonosobo, dan Pati. Untuk menghemat perlatan dan tenaga, maka stasiun RRI Surabaya, Kediri dan Malang  digabung menjadi satu  dengan nama RRI Jawa Timur berkedudukan di Kediri. Sedangkan Blitar dan Jombang menjadi stasiun reley. Demikian pula  RRI Magelang, Purwokerto, Pekalongan disatukan dengan nama RRI Jawa Tengah yang berkedudukan di Magelang dengan stasun reley di Wonosobo.

Sementara itu stasiun nasional Jakarta yang beralamat  di jalan Merdeka Barat nomor 4 digunakan NICA dengan mengumandangkan siarannya melalui Radio Resmi Indonesia (Belanda), dan Jalan Merdeka Barat nomor 5 digunakan oleh Radio Republik Indonesia (RRI).
Radio Resmi Indonesia ada yang disebut Radio Indonesia dan ada pula stasiun-stasiun yang diselenggarakan oleh Dients Lager Contactem ( DLC ) atau Welfare. Kemudian di banyak tempat didirikan Yayasan yang diberi nama ROIO di Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Makassar, Manado, Ambon, Palembang, Padang, Bukittinggi dan Pontianak.

Radio Resmi Indonesia yang ditangani Belanda, dan Radio Republik Indonesia yang ditangani angkasawan bangsa Indonesia terlibat perang udara dengan hebat, sampai menjelang 21 Juli 1947 dimana Gubernur Jenderal Van Mook akan mengadakan wawancara pers. Para angkasawan RRI mengartikan wawancara itu mengandung  maksud tertentu dan dugaan ini ternyata benar.

Kepala Studio RRI Nasional Jakarta Jusuf Ronodipuro tanggal 21 Juli 1947 sore, masuk ke Studio dan bermalam di studio menjaga kemungkinan terjadi  sesuatu. Pada waktu itu dalam siaran ruang Dari Hati Ke Hati dengan acara Tanah Air Memanggil penyiar RRI Piet De Qoeljoe menutup siarannya dengan kata-kata  “Mudah-mudahan sampai berjumpa lagi Sekali Merdeka Tetap Merdeka“.

Tepat jam 22.30 dengan disaksikan oleh wartawan-wartawan luar negeri Stanly Swinton dari AP, Arnold Brachman dari UP dan Frik Werner dari AFP, tentara Belanda menyerbu RRI di Jalan Merdeka Barat 5. Bersamaan dengan itu tentara Kolonial Belanda melakukan perang kolonial pertama. Jusuf Ronodipuro yang saat itu berada di Studio ditangkap dan sejak saat itu sementara siaran RRI Jakarta tidak diudara , berganti dengan Radio Resmi Indonesia ( Belanda).

Meskipun RRI Jakarta diduduki pasukan NICA tetap RRI Yogyakarta sebagai tempat Ibukota RI serta stasiun-stasiun lainnya tetap mengudara. Bahkan di Sumatera lahir Studio RRI baru di Bukittinggi, Padang, Pekanbaru dan radio-radio gelap lainnya yang kesemuanya mengumandangkan perjuangan bangsa Indonesia. Pada saat perang kemerdekaan kedua, Belanda menyerang Yogyakarta secara tiba-tiba dimana perundingan sedang berjalan, maka seluruh RRI menyingkir ke daerah-daerah pegunungan .

Dalam menyingkir ke pegunungan sumpah setia kepada Republik Indonesia dan semboyan “Sekali di Udara Tetap di Udara“ dan lahirlah  RRI di rimba raya atau di pegunungan-pegunungan. Selanjutnya Belanda dan dunia internasional setelah mengakui Kedaulatan Republik Indonesia pada tanggal 27 Desember 1949 yang pada masa itu menjadi Republik Indonesia Serikat (RIS). Maka RRI kembali ke kota-kota. RRI dan ROIO (Radio Oemroep In Overgangstijd) dengan melalui RRIS menjelma menjadi RRI.

Hingga saat ini, RRI memiliki ratusan stasiun yang tersebar di seluruh Provinsi, Kabupaten, bahkan kecamatan-kecamatan di Indonesia. Tentu saja mereka berperan penting dalam menjaga kedaulatan Negara Republik Indonesia.

Dirgahayu RRI, via http://www.rri.co.id

Dirgahayu Radio Republik Indonesia
SEKALI DI UDARA TETAP DI UDARA!!



terimakasih kepada sumber-sumber :
http://sejarahkita.blogspot.co.id/2006/09/rri-61-tahun.html
http://infosketsa.com/index.php?option=com_content&view=article&id=4596%3Amenguak-sejarah-11-september-1945-&catid=41%3Aberita-headline&Itemid=1
http://lpprrinasional.blogspot.co.id/2013/02/sejarah-berdirinya-rri.html

Tokoh yang Lahir 11 September, #hariinidalamsejarah

Tokoh yang Lahir 11 September :


1877: James Jeans, astronom dan fisikawan Inggris yang terkenal karena karyanya dalam mekanika statistik dan pembela awal teori kuantum.
James, via id.wikipedia.org
Jeans, bersama-sama dengan Arthur Stanley Eddington, merupakan pendiri ilmu kosmologi di Britania Raya. Jeans adalah orang pertama yang berspekulasi mengenai kosmologi keadaan tetap pada tahun 1928, berdasarkan hipotesis penciptaan materi yang terus-menerus di alam semesta. Teori tersebut tertolak pada tahun 1965, ketika terjadi penemuan atas radiasi kosmik gelombang mikro latar belakang, yang secara luas ditafsirkan sebagai pertanda akan keberadaan Big Bang.


1917: Ferdinand Marcos, Presiden Filipina 1965-1986; sebagian besar pemerintahannya waktu itu ada di bawah darurat militer; rezim korupnya digulingkan oleh “revolusi rakyat” tahun 1986.
Marcos, via www.kompasiana.com


1942 - Muljadi, pemain legendaris bulu tangkis Tunggal Pria indonesia.  
Ang Tjin Siang a.k.a Muljadi, via www.kompasiana.com
Dia adalah pemain bulu tangkis terkenal Indonesia di era tahun 1964-1973an. Pada masa jayanya, Ia pernah memperkuat Tim Thomas Indonesia sebanyak 4 kali (1964-1973) dan menjadi pemain tunggal yang tak terkalahkan dalam babak Chalenge Round (6-0). Ang Tjin Siang yang kemudian mengganti namanya menjadi Muljadi pada tahun 1967, dikenal sebagai pemain tipe rally yang ulet.

sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Muljadi


1944: Serge Haroche, fisikawan Perancis yang berbagi Nobel 2012 di bidang Fisika (dengan David J. Wineland) atas penelitian sifat-sifat foton.
Serge, via blogs.nature.com


1945: Franz Beckenbauer
Franz Beckanbauer, via sites.duke.edu
Jangan ngaku bola mania kalau tidak kenal legenda yang satu ini, yap dia adalah Franz Beckenbauer, legenda sepakbola Jerman era 60-70an. Julukannya adalah Der Kaiser ("Kaisar"), dia adalah satu-satunya orang yang telah menjadi kapten dan melatih seorang juara Piala Dunia. 
Beckenbauer memulai karirnya pada usia sembilan di tim muda dari SC Munchen 06. Meskipun menyimpan mimpi bermain untuk 1860 Munich, tim yang didukung, Der Kaiser bergabung dengan Bayern pada tahun 1958 dan di musim pertamanya di liga regional, tim memenangkan promosi ke Bundesliga yang baru terbentuk. Dengan orang-orang seperti Gerd Muller dan Sepp Maier dalam line-up, Bayern segera menjadi sebuah kekuatan, memenangkan Piala Jerman dan Piala Winners Eropa pada tahun 1967.
Beckenbauer menjadi kapten untuk musim 1968-69 dan memimpin klub untuk gelar liga pertama mereka. Saat itu sekitar waktu ini bahwa ia mulai bereksperimen dengan peran penyapu, dan muncul sebagai senjata utama bagi timnya pada serangan balik. Dari posisinya mulai di belakang bek tengah, Beckenbauer mampu bertindak sebagai garis pertahanan terakhir sementara juga mendorong maju untuk menyerang bila memungkinkan. Ia memenangkan gelar liga tiga dan tiga Piala Eropa berturut-turut 1974-1976 sebagai Bayern cepat muncul sebagai negara adidaya yang tulus dalam permainan dunia.
sumber : http://profilefootballer.blogspot.co.id/2013/04/franz-beckenbauer.html 


1978 - Dejan Stanković, pemain sepak bola Serbia.
Stankovic, via agenbolaliga.info
Pemain sepak bola berkebangsaan Serbia ini bermain di posisi pemain tengah serang. Dia dikenal punya tendangan yang sangat kuat dan passing yang efektif. Stankovic besar di Zemun, bagian pinggir kota Belgrade. Kedua orang tuanya, Borislav dan Dragica, punya latar belakang sepak bola yang kuat. Stankovic mulai bermain bola di klub FK Teleoptik di Zemun. Kemampuannya langsung terdeteksi oleh pelatih tim muda Red Star, Branko Radovic, dan ditarik masuk ke klubnya pada usia 14 tahun. Stankovic akhirnya mendapatkan kesempatan tampil di tim senior Red Star di musim 1994-1995 di bawah kepelatihan Ljupko Petrovic saat melawan OFK Beograd. Gol pertamanya terjadi saat melawan Buducnost Podgorica, dan sejak itu berhasil menjadi pemain inti. Prestasi puncaknya saat berhasil membawa timnya menjadi juara Piala Winner musim 1996/1997 dengan mengalahkan Kaiserslautern di final. Pada musim 1997-98 season, dia diangkat menjadi kapten tim dan itu menjadi salah satu rekor kapten termuda dalam sejarah timnya. Di musim panas tahun 1998, di pindah ke Lazio dengan transfer 7,5 juta poundtserling. Dia berhasil mencetak gol di debut pertamanya ketika melawan Piacenza di Liga Italia Serie A pada tanggal 13 September 1998. Stankovic berhasil mendapatkan posisi utama meski saat itu dia harus bersaing dengan Pavel Nedved, Juan Sebastian Veron dan Roberto Mancini. Dia punya 5 musim yang sukses bersama Lazio sebelum pindah ke Inter Milan pada bulan Januari 2004, karena kesulitan finansial yang dialami Lazio. Pada bulan Februari 2004, Stankovic memulai debutnya bersama Inter ketika melawan Siena. Pad musim 2006-2007, penampilannya cukup menawan. Bahkan menurut rating dari La Gazzetta dello Sport, Stankovic telah terpilih 5 kali menjadi man of the match selama 5 kali. Pada tanggal 7 Februari 2009, Stankovic mencetak 200 kali penampilannya bersama Inter ketika melawan Lecce.
sumber : http://www.bola.net/profile/dejan_stankovic/





http://www.kembangpete.com/2014/09/10/tokoh-besar-dunia-yang-lahir-pada-11-september/
https://id.wikipedia.org/wiki/11_September

Peristiwa Penting 11 September, #hariinidalamsejarah

Peristiwa Penting 11 September :



1941 - Gedung The Pentagon di Amerika Serikat mulai dibangun.
Pentagon, via archhistdaily.wordpress.com
Pentagon merupakan gedung Departemen Pertahanan Amerika Serikat di Arlington, Virginia, dekat Washington DC, dan dibuat dalam bentuk segilima (atau dalam bahasa Yunani disebut pentagon). Pentagon ialah kantor utama Angkatan Laut, Angkatan Darat, dan Angkatan Udara Amerika Serikat yang dilihat banyak pihak sebagai salah satu gedung yang dirancang secara efisien.
Sistem gang di dalam gedung tersebut panjangnya sekitar 28 kilometer dengan luas 11 hektare. Namun setiap tempat di dalam gedung bisa dicapai dalam waktu 7 menit dengan berjalan kaki.
Pada saat Serangan 11 September 2001, tepat 60 tahun setelah gedung tersebut pertama kali dibangun, sebuah pesawat American Airlines penerbangan 77 ditabrakkan ke gedung itu. Namun, tempat yang ditabrak tersebut sebenarnya tempat yang sedang direnovasi.
sumber : http://indonesian.irib.ir/sejarah/item/69241-Gedung_Pentagon_Dibangun


1942 - SMP Negeri 1 Yogyakarta didirikan.
SMP 1 Yk, via smpn1yk.tripod.com


1973 - Kudeta di Chili. Salvador Allende terbunuh dan kepemimpinan Chili diambilalih oleh Augusto Pinochet.
Situasi Kudeta Chili 1973, via wiki.eanswers.com

Kudeta Chili 1973 adalah suatu peristiwa yang berhubungan dengan sejarah Chili dan situasi Perang Dingin. Kudeta ini terjadi mengikuti kerusuhan sosial dan politik yang telah terjadi berlarut-larut, yaitu antara golongan konservatif yang mendominasi Kongres Chile melawan Presiden Salvador Allende yang terpilih secara demokratis. Jenderal Augusto Pinochet, Komandan Angkatan Laut Chili, dengan dukungan AS melakukan kudeta terhadap pemerintah Salvador Allende. Allende adalah pemimpin Partai Sosialis Chili dan terpilih sebagai presiden pada 1970. Ia kemudian menjalankan program nasionalisasi perbankan, pertambangan, dan industri Chili. Hal ini membuat kepentingan perusahaan-perusahaan AS menjadi terganggu. AS kemudian mendalangi kudeta untuk menjatuhkan Allande dengan menggandeng beberapa perwira Chili. Pada 1990, atas tekanan dari dalam dan luar negeri Pinochet terpaksa menyelenggarakan pemilu presiden secara bebas. Dalam pemilu ini terbentuk sebuah pemerintahan sipil.

2001 - Serangan 11 September 2001 di New York dan Washington, DC, Amerika Serikat menghancurkan gedung World Trade Center, sebagian Pentagon dan menghancurkan sebuah pesawat penumpang di Shanksville, Pennsylvania menewaskan sekitar 3.000 jiwa.
Peristiwa 11 September AS, via www.patriotdude.com


2012 - Kedutaan Besar Amerika Serikat di Benghazi, Libya diserang, Duta besar Amerika Serikat, J. Christopher Stevens ikut menjadi korban tewas.
Penyerangan Dubes As (kanan) dan kiri J. Christopher Stevens, via zahraya.blogspot.com




http://www.kembangpete.com/2014/09/10/peristiwa-penting-yang-terjadi-pada-tanggal-11-september/
https://id.wikipedia.org/wiki/11_September

Thursday, September 10, 2015

10 September : HUT TNI AL, #hariinidalamsejarah

Lambang TNI AL, via id.wikipedia.org
Hari ini 70 tahun yang lalu, sebuah satuan terhebat yang pernah ada di Indonesia berdiri, kita biasa menyebutnya dengan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut, TNI AL. Sejarah terbentuknya TNI AL ini yang diawali dengan nama Badan Keamanan Rakyat (BKR) pada sidang PPKI tanggal 22 Agustus 1945. BKR kemudian berkembang menjadi beberapa divisi, salah satunya adalah BKR Laut yang menjadi salah satu divisi awalnya. BKR Laut meliputi wilayah bahari / laut. Pembentukan BKR Laut ini dipelopori oleh Laksamana Mas Pardi, yang kemudian memegang komando (KSAL) pertama dengan dibantu Raden Eddy Martadinata serta pelaut-pelaut yang pernah bertugas di jajaran Koninklijke Marine (AL Belanda) dan Kaigun di masa penjajahan Jepang. Faktor lain yang mendorong terbentuknya badan ini adalah adanya potensi yang memungkinkan untuk menjalankan fungsi Angkatan Laut seperti kapal-kapal dan pangkalan, meskipun pada saat itu Angkatan Bersenjata Indonesia belum terbentuk. 

Pada tahun yang sama, tepatnya tanggal 5 Oktober, penyebutan BKR mulai dihilangkan, seiring keluarnya Maklumat Pemerintah pada 5 Oktober 1945, di mana BKR diubah menjadi Tentara Keamanan Rakyat (TKR). BKR Laut pun berubah nama jadi TKR Laut, kendati di beberapa daerah pergantian jadi TKR Laut baru efektif terjadi sebulan berikutnya. Sebutan-sebutan lain sempat pula jadi bagian sejarah TNI AL, mulai dari Tentara Republik Indonesia (TRI) Laut, hingga Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI). Banyak dari anggota ALRI yang justru tidak ditempatkan di atas kapal-kapal perang yang memang tak dimiliki pada saat itu. Mereka banyak yang diberdayakan ikut perang darat, hingga muncul sebutan “ALRI Gunung”.
Alutsista yang lumayan mumpuni baru bisa didapat pasca-pengakuan kedaulatan Indonesia dari Belanda pada 1949, di mana ALRI menerima sejumlah kapal perang. Sejak saat itu hingga tahun 1960an, ALRI jadi kekuatan yang ditakuti sejumlah negara tetangga. Dengan kekuatan kapal Perusak Berat KRI Irian, sejumlah fregat, kapal selam, serta tank amfibi PT-76, membuat ALRI disebut sebagai “gladiator” laut terbesar se-Asia.
Laksmana Mas Pardi, va id.wikipedia.org
Sejumlah Pangkalan Angkatan Laut terbentuk, kapal-kapal peninggalan Jawatan Pelayaran Jepang diperdayakan, dan personel pengawaknya pun direkrut untuk memenuhi tuntutan tugas sebagai penjaga laut Republik yang baru terbentuk itu. Kekuatan yang sederhana tidak menyurutkan ALRI untuk menggelar Operasi Lintas Laut dalam rangka menyebarluaskan berita proklamasi dan menyusun kekuatan bersenjata di berbagai tempat di Indonesia. Disamping itu mereka juga melakukan pelayaran penerobosan blokade laut Belanda dalam rangka mendapatkan bantuan dari luar negeri.
Monumen / Patung Jalesveva Jayamahe TNI-AL di Surabaya, via www.taganapelalawan.com
Kepahlawanan prajurit samudera tercermin dalam berbagai pertempuran laut dengan Angkatan Laut Belanda di berbagai tempat seperti Pertempuran Selat Bali, Pertempuran Laut Cirebon, dan Pertempuran Laut Sibolga. Operasi lintas laut juga mampu menyusun pasukan bersenjata di Kalimantan Selatan, Bali, dan Sulawesi. Keterbatasan dalam kekuatan dan kemampuan menyebabkan ALRI harus mengalihkan perjuangan di pedalaman, setelah sebagian besar kapal ditenggelamkan dan hampir semua pangkalan digempur oleh kekuatan militer Belanda dan Sekutu. Sebutan ALRI Gunung kemudian melekat pada diri mereka. Namun tekad untuk kembali berperan di mandala laut tidak pernah surut. Dalam masa sulit selama Perang Kemerdekaan ALRI berhasil membentuk Corps Armada (CA), Corps Marinier (CM), yang saat itu disebut sebagai Korps Komando Angkatan Laut (KKO-AL), Penerbangan Angkatan Laut dan sejumlah Komando Daerah Maritim sebagai komando pertahanan kewilayahan aspek laut dan lembaga pendidikan di berbagai tempat. Pembentukan unsur - unsur tersebut menandai kehadiran aspek bagi pembentukan Angkatan Laut yang modern.

Pada 1990-an TNI AL mendapatkan tambahan kekuatan berupa kapal-kapal perang jenis korvet kelas Parchim, kapal pendarat tank (LST) kelas 'Frosch', dan Penyapu Ranjau kelas Kondor. Penambahan kekuatan ini dinilai masih jauh dari kebutuhan dan tuntutan tugas, lebih-lebih pada masa krisis multidimensional ini yang menuntut peningkatan operasi namun perolehan dukungannya sangat terbatas. Reformasi internal di tubuh TNI membawa pengaruh besar pada tuntutan penajaman tugas TNI AL dalam bidang pertahanan dan keamanan di laut seperti reorganisasi dan validasi Armada yang tersusun dalam flotila-flotila kapal perang sesuai dengan kesamaan fungsinya dan pemekaran organisasi Korps Marinir dengan pembentukan satuan setingkat divisi Pasukan Marinir-I di Surabaya dan setingkat Brigade berdiri sendiri di Jakarta.
Logo DENJAKA, via twitter.com
TNI AL memiliki beberapa Satuan / Pasukan Elit, salah satunya adalah Denjaka (Detasemen Jala Mengkara) yang merupakan satuan terbaik di dunia. Satuan-satuanlain seperti Kopaska, Yontaifib, dan Rupanpur. Kesemuanya memiliki fungsi masing-masing.

Selain itu TNI AL juga memiliki beberapa Komando dibawahnya, seperti Komando Armada Barat, Komando Armada Timur, Komando Lintas Laut Militer, Korps Marinir, Komando Pengembangan dan Pendidikan Angkatan Laut, Akademi Angkatan Laut, dan Sekolah Staff dan Komando Angkatan Laut.
 
Selamat Ulang Tahun TNI AL
Teruslah menjadi yang terbaik dalam menjaga daulat maritim Republik Indonesia

JALESVEVA JAYAMAHE!!!



Sumber :
http://www.tnial.mil.id/
http://tni.mil.id/pages-10-sejarah-tni.html
https://id.wikipedia.org/wiki/Tentara_Nasional_Indonesia_Angkatan_Laut
https://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_TNI-AL
http://indonesiaperkasa.blogspot.co.id/2010/06/sejarah-tni-al-dimulai-pada-tanggal-10.html
http://www.lanalbalikpapan.com/profil/sejarah-lanal-balikpapan 
http://news.okezone.com/read/2015/09/09/337/1211441/alkisah-bkr-laut-yang-jadi-embrio-tni-al
http://www.forumbebas.com/thread-57059.html


Tokoh yang Lahir 10 September, #hariinidalamsejarah

Deretan Toko yang lahir 10 September :


1624: Thomas Sydenham, dokter Inggris pendiri epidemiologi modern.
Thomas, via en.wikipedia.org


1890: Mortimer Wheeler, arkeolog Inggris yang terkenal karena penelitiannya tentang peradaban Indus awal.
Mortimer Wheeler, via en.wikipedia.org


1895: Melville Jean Herskovits
Herskovit, via id.wikipedia.org
Beliau adalah nama seorang antropolog Amerika Serikat yang lahir di Bellefontaine, Ohio. Ia adalah penulis buku kontroversial The Myth of the Negro Past yang membahas tentang pengaruh kebudayaan Afrika dalam kehidupan kulit hitam Amerika. Ia juga turut berperan membentuk konsep relativitas kebudayaan melalui bukunya yang berjudul Man and His Works.


1898: Waldo Semon, kimiawan Amerika yang menemukan salah satu plastik yang paling banyak digunakan dalam industri, polyvinyl chloride, umumnya dikenal sebagai vinil.
Semon, via www.washington.edu


1944: John Entwistl
The WHO's Bassist, via thecommittedindian.com
Dia adalah gitaris bass, penulis lagu, penyanyi dan pemain horn Inggris, yang terkenal sebagai gitaris bass dari grup musik rock The Who. Ia telah dideskripsikan sebagai "bassist terbesar dalam sejarah rock" oleh Greenwich Time dan The Ledger.
sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/John_Entwistle


1950: Joe Perry, gitaris dan anggota pendiri band hard-rock Aerosmith.
Perry, via www.pinterest.com


1951: Hans Jacobus Wospakrik (lahir di Serui, Papua) adalah seorang fisikawan 
Hans, via www.fisikanet.lipi.go.id
Hans adalah seorang yang mendapatkan penghargaan fisikawan terbaik oleh Universitas Atma Jaya Jakarta atas pengabdian, konsistensi, dan dedikasinya yang tinggi dalam penelitian di bidang fisika teori. Ia memberi sumbangan berarti kepada komunitas fisika dunia berupa metode-metode matematika guna memahami fenomena fisika dalam partikel elementer dan Relativitas Umum Einstein. Hasil-hasil penelitiannya ini dipublikasikannya di jurnal-jurnal internasional terkemuka, seperti Physical Review D, Journal of Mathematical Physics, Modern Physics Letters A, dan International Journal of Modern Physics A.


1951 : Harry Roesli lahir di Bandung
Dia adalah tokoh dikenal melahirkan budaya musik kontemporer yang berbeda, komunikatif dan konsisten memancarkan kritik sosial. Karya- karyanya konsisten memunculkan kritik sosial secara lugas dalam watak musik teater lenong. Harry berpenampilan khas, berkumis, bercambang, berjanggut lebat, berambut gondrong dan berpakaian serba hitam.
Harry Roesli yang berdarah Minangkabau ini, merupakan cucu pujangga besar Marah Roesli. Anak bungsu dari empat bersaudara, ayahnya bernama Mayjen (pur) Roeshan Roesli. Istri Harry Roesli bernama Kania Perdani Handiman dan dua anak kembarnya bernama Layala Khrisna Patria dan Lahami Khrisna Parana.


1959 - Herry Suhardiyanto, rektor IPB dan peneliti Indonesia.
Herry S, via www.dakwatuna.com

 
1980 : Raema Lisa Rumbewas (lahir di Jayapura) adalah seorang atlet putri angkat besi asal Indonesia.
Lisa, via www.gilasport.com
Bakat olahraganya memang mengalir dari kedua orangtuanya. Ayahnya seorang binaragawan Indonesia bernama Levi-Rumbewas, sedangkan ibunya juga merupakan seorang atlet angkat besi putri bernama Ida-Korwa. Lisa lahir dan dibesarkan di lingkungan atlet dan pecinta olahraga, dan tentunya sudah sangat mengenal olahraga terutama angkat besi sejak dia kecil. Tidak heran jika Lisa memiliki bakat yang hebat di bidang olahraga, terlebih di bidang angkat besi. Tidak hanya karena bakatnya saja yang menjadikan Lisa seorang atlet angkat besi kebanggaan Indonesia, melainkan juga usaha keras dan latihan yang dilakukannya mampu membawa hasil yang cukup memuaskan.
sumber :  www.gilasport.com


1981: Muhammad Isnaini (lahir di Pekanbaru) merupakan seorang pemain sepak bola Indonesia.
Isnaini, via www.goal.com
Muhammad Isnaini merupakan seorang pemain sepak bola Indonesia. Dia lahir di Pekanbaru, 10 September 1981. Saat ini dia bermain untuk PSPS Pekanbaru. Pada musim 2011, Isnaini mendapat banyak pujian dari timnya.  Penampilan Isnaini memang sangat bagus, dan berbeda sekali dengan penampilan dia pada musim lalu yang terlihat agak menurun, sehingga bisa membawa PSPS memenangkan laga perdana ini melawan Persidafon.
Isnaini yang juga anggota Kepolisian Polresta Pekanbaru ini berbeda dengan penampilannya pada musim lalu, begitu juga semangat dan naluri golnya meningkat. Sosok Isnaini di klub PSPS Pekanbaru menjadi panutan seluruh Pemain, mengingat selain dia mantap mengolah si kulit bundar, Isnaini juga dikenal pemain lainnya sebagai pribadi yang baik dan santun, juga sering membantu kawan-kawan se klubnya di PSPS.
sumber : http://profil.merdeka.com/indonesia/m/m-isnaini/





https://id.wikipedia.org/wiki/10_September
http://namafb.com/2011/08/26/arti-kelahiran-10-september-popular-birthday/
http://www.kembangpete.com/2014/09/09/tokoh-besar-dunia-yang-lahir-pada-10-september/