Saturday, September 26, 2015

Tokoh yang Lahir 26 September, #hariinidalamsejarah

Tokoh yang Lahir 26 September :


1791: Théodore Gericault, pelukis berbakat Perancis, paling dikenal atas lukisannya yang sangat terkenal, The Raft of the Medusa, adegan heroik penderitaan sekelompok korban kapal karam.
The Raft of the Medusa, via eclecticlight.co


1869: Winsor McCay, kartunis yang menciptakan karya klasik Gertie the Dinosaur (1914), animasi kartun tujuh menit yang muncul 20 tahun sebelum karya Walt Disney.
Gertie, viawww.flickr.com


1897 - Paus Paulus VI 
Paus Paulus, via id.wikipedia.org

Nama lahir Giovanni Battista Enrico Antonio Maria Montini, ia menduduki jabatan sebagai Paus Gereja Katolik Roma sejak 21 Juni 1963 hingga 6 Agustus 1978. Sebelumnya ia seorang diplomatik yang terkenal dari Vatikan. Tahun-tahun awal kepausannya penuh dengan tugas-tugas konsili yang telah di mulai pendahulunya, dan secara keseluruhan masa kepausannya merupakan perwujudan dari hasil Konsili Vatikan II. Ensiklik-ensikliknya seperti Populorum Progressio (Kemajuan Bangsa-bangsa) dan Ecclesiam Suam (Gereja Dia) menunjukkan perhatiannya terhadap masalah-masalah kemasyarakatan dan kesadarannya atas peran baru Gereja dalam dunia modern. Sedangkan Mysterium Fidei (Misteri Iman), Marialis Cultus (Penghormatan Maria) dan Humanae Vitae (Kehidupan Manusiawi) menunjukkan kekokohan hatinya bahwa ia tidak mau berkompromi dengan semangat zaman kita, yang cenderung melonggar. Ia melanjutkan, meresmikan, dan menutup Konsili Vatikan II yang dihimpunkan oleh Paus Yohanes XXIII.


1927 - Awaloedin Djamin, mantan Kapolri yang lahir di Padang, Sumatera Barat
Awaloedin, via id.wikipedia.org
Awaloedin Djamin menghabiskan masa kecil dan sekolah dasar hingga menengah atasnya di kota Padang. Awaloedin adalah sosok yang cukup punya banyak kelebihan. Selain sebagai polisi yang piawai, ia juga adalah politisi yang handal dan akademisi yang briliant. Ia lahir dari keluarga bangsawan di Padang pada 26 September 1927. Sehabis meyelesaikan pendidikan setingkat SMA di Padang, ia melanjutkan studinya di Universitas Indonesia, Jakarta (1949-1950) Putra pertama Marah Djamin ini lantas masuk PTIK yang ditamatkannya pada tahun 1955. Fokus pemikiran dan kerjanya saat menjabat sebagai Kapolri adalah pembenahan menyeluruh (Overall reform) untuk meningkatkan citra dan wibawa Polri di mata masyarakat. Ia melakukanya dengan kebijakan terpadu yang dikenal dengan “Program Pembenahan dan Peningkatan Citra Diri”. 
"... Bila sekarang ada satu Bung Hatta dan satu Sutan Syahrir, di masa yang akan dating akan ada beratus-ratus Hatta dan beribu-ribu Syahrir."
(Awaloedin Djamin)
 sumber : http://parakesatriapolri.blogspot.co.id/2012/03/awaloedin-djamin.html 


1976 - Michael Ballack, pesepakbola Jerman yang lahir di Görlitz
Ballack, via www.dailymail.co.uk
Dia adalah gelandang sepak bola Jerman yang bermain untuk klub Chelsea dari Liga Utama Inggris dan merupakan kapten tim nasional Jerman. Dia adalah salah satu top skor dalam sejarah dari tim nasional Jerman. Ballack selalu mengenakan nomor punggung 13 untuk kaos disetiap tim yang telah bela kecuali untuk 1. FC Kaiserslautern.
Dia terpilih sebagai salah satu 100 pemain terbaik yang pernah ada versi FIFA, dan Pemain tengah terbaik di ajang Liga Champions UEFA pada tahun 2002. Dia telah memenangkan penghargaan pemain bola Jerman terbaik selama tiga kali pada tahun 2002, 2003 dan 2005.  
sumber : http://www.bola.net/profile/michael_ballack/


1987 - Muhammad Bachtiar, pemain sepakbola Indonesia.
Bachtiar, via www.bola.net

Bachtiar adalah seorang pemain sepak bola Indonesia. Saat ini dia bermain untuk Persiba Balikpapan di Liga Super Indonesia, di musim sebelumnya ia memperkuat Bontang FC. Dia salah satu pemain timnas U-23 Sea Games 2007. Muhammad Bachtiar biasa berposisi sebagai Midfielder.





https://id.wikipedia.org/wiki/26_September
http://namafb.com/2011/09/25/arti-lahir-26-september-and-famous-names/

Peristiwa yang Terjadi Tanggal 26 September, #hariinidalamsejarah

Deretan Peristiwa yang Terjadi 26 September :


1815: Alexander I dari Rusia, Francis I dari Austria (mantan Kaisar Romawi Suci Francis II), dan Frederick William III dari Prusia menandatangani perjanjian yang dikenal sebagai Aliansi Kudus; Nama itu dipakai untuk mewakili kebijakan represif penguasa tersebut.
Aliansi Kudus, via www.voltairenet.org


1950 - Sumatera dibagi menjadi 3 provinsi, yaitu Sumatera Utara, Sumatera Tengah, dan Sumatera Selatan. Sedangkan Daerah Istimewa Yogyakarta dijadikan provinsi, di bawah pemerintahan Sultan Hamengkubuwono IX. 

Provinsi-provinsi awal Indonesia, via history1978.wordpress.com

Ketika Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya pada tanggal 17 Agustus 1945, Indonesia memiliki 8 provinsi, yaitu: Sumatra, Borneo (Kalimantan), Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi, Maluku, dan Sunda Kecil. Pada masa pergerakan kemerdekaan (1945-1949), Indonesia mengalami perubahan wilayah akibat kembalinya Belanda untuk menguasai Indonesia, dan sejumlah "negara-negara boneka" dibentuk Belanda dalam wilayah negara Indonesia. Hasil Konferensi Meja Bundar di Den Haag tahun 1949, Belanda mengakui Indonesia dalam bentuk serikat, dimana terdiri dari 15 negara bagian plus 1 Republik Indonesia. Beberapa bulan kemudian, sejumlah negara-negara bagian menggabungkan diri ke negara bagian Republik Indonesia. Pada tanggal 17 Agustus 1950, Indonesia kembali menjadi negara kesatuan disertai dengan perkembangan-perkembangan wilayahnya dalam kurum 1950-1966.


1956: Sistem kabel telepon transatlantik bawah laut pertama diresmikan antara Skotlandia dan Newfoundland; sistem ini memiliki kapasitas maksimum awal 36 sirkuit suara.
Proses Pemasangan Kabel Bawah Laut, via atlantic-cable.com


1991: Kelompok pertama peneliti mulai tinggal di Biosphere 2, kubah yang menyerupai greenhouse yang didanai swasta di dekat Tucson, Arizona, dibangun untuk menguji kelayakan fasilitas mandiri yang mampu mempertahankan kehidupan manusia. Mereka tinggal di sana selama dua tahun.
Biosphere 2, via www.ted.com
 

1996 : Penetapan Hari Statistik
Hari Statistik Nasional, via spkanan.blogspot.com

Kegiatan statistik di Indonesia sudah berlangsung sejak Indonesia masih berada di bawah pemerintahan Belanda. Pada 1920, Director van Landbouw Nijverheid en Hendel (Direktur Pertanian dan Perdagangan) mendirikan kantor statistik di Bogor. Lalu pada 1924, lembaga ini memiliki nama resmi Centraal Kantoor voor de Statistik (Kantor Pusat Statistik) dan dipindahkan ke Batavia (Jakarta). Setelah melewati proses panjang, pada 1 Juni 1957 Kantor Pusat Statistik berubah nama menjadi Biro Pusat Statistik (BPS) sesuai dengan Keputusan Presiden RI Nomor 131 tahun 1957.
Usai merdeka, pada 24 September 1960, pemerintah Indonesia membuat Undang-undang Nomor 6 tahun 1960 tentang pelaksanaan sensus. Dua hari kemudian, 26 September 1960, pemerintah membuat Undang-Undang Nomor 7 tahun 1960 tentang statistik. Undang-undang ini merupakan tonggak awal adanya hukum mengenai penyelenggaraan statistik secara memyeluruh, tak hanya sensus. Setahun berikutnya, tahun 1961, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) meminta tiap negara untuk melakukan sensus penduduk secara serentak. Di tahun inilah, Indonesia mencatat sejarah melakukan sensus penduduk pertama kali setelah merdeka.  
Sejarah hari statistik bermula dari ndang-undang Nomor 7 tahun 1960 disempurnakan kembali dengan Undang-undang Nomor 16 tahun 1997 tentang statistik. Senada dengan penyempurnaan itu, BPS yang awalnya merupakan kependekan dari Biro Pusat Statistik, berganti menjadi Badan Pusat Statistik. Di tahun 1996, Sugito Suwito yang menjabat sebagai kepala BPS saat itu, merasa perlu adanya Hari Statistik Nasional untuk memupuk kesadaran masyarakat akan statistik. Akhirnya pada 28 Juni 1996, Sugito berkesempatan menghadap Presiden Soeharto untuk meminta petunjuk terkait penetapan Hari Statistik Nasional.
Setelah itu, pada 22 Juli 1996, Sugito mengirim surat kepada Menteri Sekretaris Negara Republik Indonesia untuk memohon persetujuan agar tanggal 26 September ditetapkan sebagai Hari Statistik Nasional. Pemilihan tanggal ini dilatarbelakangi oleh lahirnya Undang-Undang Nomor 7 tahun 1960 tentang statistik. Upaya Sugito membuahkan hasil. Tanggal 26 September disetujui sebagai Hari Statistik Nasional melalui surat nomor B.259/M.Sesneg/1996 pada 12 Agustus 1996. Sejak saat itu, masyarakat Indonesia memperingati Hari Statistik Nasional tiap tanggal 26 September. 
Melihat perjuangan Sugito, tentunya ia sangat ingin masyarakat Indonesia sadar akan statistik. Tak hanya memiliki pengetahuan yang cukup mengenai statistik tetapi juga mengerti kegunaan dan peran pentingnya. Dengan begitu, kegiatan statistik yang melibatkan berbagai elemen masyarakat seperti statistisi (penghasil data), responden (sumber data), dan pengguna (konsumen data) dapat dilakukan dengan sebaik-baiknya.
sumber : http://careernews.id/ecccorner/view/1990-Peringatan-Hari-Statistik-Nasional


1997 - Garuda Indonesia Penerbangan GA 152 jatuh di kawasan pegunungan dekat Medan.
Lokasi Jatuhnya pesawat, dan monumen pemakaman korban (insert), via news.liputan6.com
Bangsa Indonesia, khususnya warga Medan mungkin tidak akan melupakan peristiwa memilukan satu ini. Ya, hari ini 18 tahun yang lalu, Indonesia dikejutkan dengan meledaknya pesawat Garuda Indonesia penerbangan GA 152. Maskapai milik Negara itu meledak setelah jatuh di kawasan pegungan dekat Medan dan menewaskan seluruh penumpang dan awak pesawat yang berjumlah 234 orang.
sumber : http://news.liputan6.com/read/773100/tragedi-garuda-di-sibolangit-tabrak-tebing-dan-234-orang-pergi


2014 - Rapat paripurna DPR-RI mengesahkan RUU Pemilihan Kepala Daerah dengan hasil akhir kepala daerah dipilih oleh DPRD, kecuali Nanggröe Aceh Darussalam, Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Papua, dan Papua Barat.
Rapat Paripurna, via foto.kompas.com


2007 : Penetapan Hari Kontrasepsi
World Contraception Day, via fokusjabar.com
Kontrasepsi adalah suatu cara atau alat yang digunakan untuk mencegah kehamilan. Biasanya wanita menggunakan kontrasepsi untuk menunda kehamilan pertamanya dahulu atau menjarangkan kelahiran dengan anak berikutnya. Hari Kontrasepsi Dunia diluncurkan kemarin untuk pertama kalinya di seluruh dunia dan bertujuan mengangkat kesadaran mengenai kontrasepsi dan meningkatkan edukasi mengenai kesehatan reproduksi dan kesehatan seksual.
sumber :
http://www.indosiar.com/ragam/26-september--hari-kontrasepsi-dunia_76413.html
http://www.kabarindonesia.com/berita.php?pil=3&dn=20070928140213

Hari Tuli/Tunarungu
Hari Tuli Sedunia, via twicsy.com

Tiada yang tau pasti kapan pertama kali Hari Tunarungu ini diperingati. Yang jelas, peringatan hari tuli ini mengingatkan kita akan adanya penyandang tuna rungu disekitar kita. 



http://www.muradmaulana.com/2014/08/hari-penting-nasional-dan-internasional.html
https://id.wikipedia.org/wiki/26_September
http://www.kembangpete.com/2014/09/25/peristiwa-penting-yang-terjadi-pada-tanggal-26-september/

Friday, September 25, 2015

Peristiwa yang Terjadi Pada 25 September, #hariinidalamsejarah

Peristiwa yang Terjadi 25 September :


1066: Di Stamford Bridge, di Inggris utara, Raja Inggris Harold II berhasil menghentikan invasi Harold III dari Norwegia, yang tewas dalam pertempuran; Raja Harold dari Inggris kemudian harus berbaris ke selatan untuk segera menghadapi Normandia, yang mendarat di Inggris selatan pada tanggal 27 September.
Pertempuran Stamford Bridge, via www.magnoliabox.com


1493: Christopher Columbus berlayar dari Cádiz pada pelayaran kedua ke Dunia Baru, dengan 17 kapal dan membawa hampir 1.500 orang.
Colombus, via blog.cnbeyer.com


1513: Vasco Núñez de Balboa, penakluk dan penjelajah Spanyol yang telah memimpin sebuah ekspedisi di Tanah Genting Panama dari timur, melihat Samudera Pasifik, yang ia beri nama Laut Selatan.
Vasco Nunez, via fineartamerica.com


1810 - Herman Willem Daendels meresmikan pindahnya kota Bandung yang dipimpin Bupati R.A. Wiranatakusumah II. Hari ini kemudian diperingati sebagai hari jadi kota Bandung. 
Gedung Sate Zaman Dulu, via http://www.disparbud.jabarprov.go.id
Pada awalnya, ibukota Kabupaten Bandung berada Krapyak, kini bernama Dayeuhkolot (Kota Tua), kira-kira 11 kilometer ke arah Selatan dari pusat kota Bandung sekarang. Antara tahun 1794-1829, Kabupaten Bandung dipimpin oleh R.A Wiranatakusumah II yang dijuluki "Dalem Kaum I". Di masa itu, kekuasaan di Nusantara beralih dari Kompeni ke Pemerintahan Hindia Belanda dibawah pimpinan gubernur jenderal Herman Willem Daendels (1808-1811). 
Sebuah proyek besar dibuat oleh Daendels untuk menunjang kelancaran tugasnya di Pulau Jawa. Daendels membangun Jalan Raya Pos (Groote Postweg) sepanjang kurang lebih 1000 km dari Anyer di ujung barat Jawa Barat hingga ke Panarukan di ujung timur Jawa timur. Pembangunan jalan raya itu dilakukan oleh rakyat pribumi di bawah pimpinan bupati daerah masing-masing. 
Di daerah Bandung dan Priangan, Jalan Raya pos mulai dibangun pada pertengahan tahun 1808 dengan memperbaiki dan memperlebar jalan yang telah ada. Di daerah Bandung sekarang, jalan raya itu adalah Jalan Jenderal Sudirman – Jalan Asia Afrika – Jalan A. Yani hingga berlanjut ke Sumedang dan seterusnya. Untuk kelancaran pembangunan jalan raya, dan agar pejabat pemerintah kolonial mudah mendatangi kantor bupati, Daendels kemudian meminta Bupati Bandung dan Bupati Parakanmuncang untuk memindahkan ibukota kabupaten, masing-masing ke daerah Cikapundung dan Andawadak (Tanjungsari), mendekati Jalan Raya Pos. 
Daendels tidak mengetahui, bahwa sebelum ia melakukan permintaan itu, bupati Bandung sudah merencanakan untuk memindahkan ibukota Kabupaten Bandung, bahkan telah menemukan tempat yang cukup baik dan strategis bagi pusat pemerintahan. Tempat yang dipilih adalah lahan kosong berupa hutan yang terletak di tepi barat Sungai Cikapundung dan berdekatan dengan Jalan Raya Pos yang sedang dibangun (pusat kota Bandung sekarang). Alasan pemindahan ibukota itu dikarenakan Krapyak tidak strategis sebagai ibukota pemerintahan karena terletak di sisi selatan daerah Bandung dan sering dilanda banjir bila musim hujan tiba. Pada era 1808-1809, bupati beserta sejumlah rakyatnya mulai pindah dari Krapyak mendekati lahan bakal ibukota baru. Mula-mula bupati tinggal di Cikalintu (daerah Cipaganti), kemudian pindah ke Balubur Hilir, selanjutnya pindah lagi ke Kampung Bogor (Kebon Kawung, pada lahan Gedung Pakuan sekarang). Tidak ada informasi yang menyebutkan secara pasti berapa lama Kota Bandung dibangun. Akan tetapi, kota itu dibangun bukan atas prakarsa Daendels, melainkan atas prakarsa Bupati Bandung. Bahkan, pembangunan kota Bandung langsung dipimpin oleh bupati. Dengan kata lain, Bupati R. A. Wiranatakusumah II adalah pendiri (the founding father) kota Bandung. Kota Bandung diresmikan sebagai ibukota baru Kabupaten Bandung dengan surat keputusan tanggal 25 September 1810.
sumber : http://bandungtraveler.com/sejarah-berdirinya-kota-bandung/

1962 - Republik Demokratik Aljazair secara resmi berdiri. Ferhat Abbas terpilih menjadi presiden.
Bendera Aljazair, via zonaekis.com
Pada 1954, Front Pembebasan Nasional (FLN) melancarkan perang gerilya; setelah hampir 1 dekade perang di kota dan desa, mereka berhasil memaksa Perancis keluar pada 1962. Pada 25 September 1962, Ferhat Abbas terpilih menjadi presiden dari pemerintahan provinsional, dengan Ahmed Ben Bella sebagai perdana menteri.
Resminya Republik Demokratik Aljazair, merupakan sebuah negara di pesisir Laut Tengah, Afrika Utara. Nama negara ini yang berarti kepulauan (al-jazā’ir, dalam bahasa Arab) mungkin mengacu kepada 4 buah pulau yang terletak berdekatan dengan ibu kota sekaligus pusat pemerintahan negara ini, Aljir. Aljazair adalah anggota Uni Afrika, Liga Arab, OPEC, dan Perserikatan Bangsa-Bangsa, dan anggota pendiri Uni Arab Maghribi.
sumber : http://lampungx.com/2014/09/25-9-1962-republik-demokratik-aljazair-resmi-berdiri-dengan-ferhat-abbas-sebagai-presiden/


2014 - Rapat paripurna DPR-RI mengesahkan RUU Keperawatan.
UU Keperawatan, via www.inna-ppni.or.id
Isi UU Keperawatan lengkap bisa dilihat di: http://anekainfounik.net/2014/09/25/isi-ruu-keperawatan-disahkan-dpr-uu/


https://id.wikipedia.org/wiki/25_September
http://www.kembangpete.com/2014/09/24/peristiwa-penting-yang-terjadi-pada-tanggal-25-september/

Tokoh yang Lahir Tanggal 25 September, #hariinidalamsejarah

Deretan Tokoh yang Lahir 25 September :


1644 - Ole Christensen Roemer, ahli astronomi dari Denmark yang membuat penentuan pertama tentang kecepatan cahaya dan merupakan penemu siklus transit astronomi.
Roemer, via micro.magnet.fsu.edu


1711 - Kaisar Qianlong dari Tiongkok
Kaisar Qianlong, via www.radioaustralia.net.au
Qianlong, kaisar keempat dinasti China Ch’ing (Qing), yang mencapai puncak kejayaannya selama pemerintahannya yang panjang (1735-1796). Telahir dengan nama Hongli adalah kaisar bangsa Manchu, Dinasti Qing yang keenam dan merupakan kaisar Qing keempat yang memerintah Tiongkok. Qianlong adalah putra keempat dari Kaisar Yongzheng, dia memerintah secara resmi dari 11 Oktober 1736 sampai dengan 7 Februari 1795. Pada tanggal 8 Februari Qianlong pensiunkan diri dan digantikan oleh anaknya, Kaisar Jiaqing dengan alasan bahwa tidak etis bagi dirinya untuk memerintah lebih lama dari kakeknya, Kaisar Kangxi. Walaupun Qianlong sudah pensiun, akan tetapi dia masih memerintah di balik layar sampai kematiannya pada tahun 1799. Walaupun kesejahteraan menyertai Tiongkok pada awal pemerintahannya, hal tersebut tidak bertahan lama dan Tiongkok begitu halnya Dinasti Qing mengalami kemunduran pada masa akhir pemerintahannya.


1749: Abraham Gottlob Werner, ahli mineral dan ahli geologi Jerman yang pertama kali mengembangkan dan mengajarkan teori geologi atau sistem yang secara universal dan historis berlaku untuk bumi dan didasarkan pada pengalaman lapangan.
Werner, via www.alexandrite.net


1846: Wladimir Peter Köppen, ahli iklim dan meteorologi Jerman yang dikenal untuk klasifikasi dan pemetaannya pada daerah iklim dunia.
Koppen, via en.wikipedia.org


1866: Thomas Hunt Morgan, ahli zoologi Amerika yang memenangkan Nobel 1933 atas kepeloporannya dalam bidang genetika.
Morgan, via fineartamerica.com


https://id.wikipedia.org/wiki/25_September
http://www.kembangpete.com/2014/09/24/tokoh-besar-dunia-yang-lahir-pada-25-september/

Thursday, September 24, 2015

Tokoh yang Lahir 24 September, #hariinidalamsejarah

Tokoh yang Lahir 24 September :


1739: Grigory Potemkin, yang membantu Catherine II merebut kekuasaan di Rusia pada tahun 1762 dan menjadi salah satu kekasih dan penasihatnya yang paling kuat.
Grigory, via royalfavourites.blogspot.com


1895: André Cournand, dokter dan fisiologis Perancis-Amerika yang mendapat Nobel 1956 atas kontribusinya dalam pengetahuan fungsi jantung dan paru-paru.
Andre, via www.nndb.com


1898: Howard Walter Florey, yang mendapat Nobel 1945 dalam Fisiologi atau Kedokteran atas kontribusinya dalam pengembangan penisilin.
Howard, via sites.google.com


1902: Ayatollah Ruhollah Khomeini, yang memimpin revolusi untuk menggulingkan Syah, Muhammad Reza Shah Pahlevi, dan mendirikan Republik Islam Iran pada tahun 1979.
Khomeini, via www.thefamouspeople.com
Profil bisa dibaca di link : http://biografi-tokoh-dunia-indonesia.blogspot.com/2015/01/biografi-ayatollah-ruhollah-khomeini.html


1905: Severo Ochoa, ahli biokimia Amerika kelahiran Spanyol, yang mendapat Nobel 1959 dalam Fisiologi atau Kedokteran atas usahanya dalam sintesis RNA.
Ochoa, via www.britannica.com


1967 - Hermawan Susanto, pemain legendaris bulu tangkis tunggal putra Indonesia.
Herman Susanto, via id.wikipedia.org
Hermawan Susanto adalah pemain bulu tangkis Indonesia era 1990-an, peraih medali perunggu Olimpiade 1992. Salah satu atlet binaan PB Djarum ini besar di keluarga bulu tangkis. Ayahnya, Agus Susanto, dan ibunya, Megah Idawati, adalah mantan pemain bulu tangkis nasional yang pernah memperkuat tim Piala Thomas dan Uber Indonesia. Kemudian pamannya, Liem Swie King adalah legenda pemain bulu tangkis Indonesia, dan bibinya, Megah Inawati, juga merupakan mantan pemain bulu tangkis nasional. Selain itu, istrinya, Sarwendah Kusumawardhani juga merupakan pemain bulu tangkis seangkatan dengan Susi Susanti. Kini, anak Hermawan, Andrew Susanto, juga sedang mendalami dunia bulu tangkis dengan bergabung di PB Djarum.
Pria yang akrab disapa Aim ini memperkuat tim piala Thomas 1994 dan berhasil merebut juara pertama. Dalam beberapa Super Series Aim juga unggul sebagai juara, seperti Dutch Open (1990, 1992), Denmark Open (1992), China Open (1992), Chinese Taipei Open (1991, 1995), Hong Kong Open (1993), U.S. Open (1995), dan Malaysia Open (1997). Prestasi terbaik yang pernah diraihnya adalah medali perunggu di Olympic Games di Barcelona tahun 1992 dan medali perak di World Badminton Championships.
Bulu tangkis sudah mendarah daging pada diri Aim. Hal itu dibuktikan dengan keaktifannya mengikuti turnamen antar veteran setelah berhenti menjadi pemain nasional. Ia juga selalu menyempatkan diri untuk mengunjungi putranya di klub setiap akhir pekan untuk mengajaknya berlatih bulu tangkis, dengan tujuan ingin melihat perkembangan dari buah hatinya. Aim berharap anaknya dapat segera bergabung bersama Pelatnas Cipayung.
Pada Oktober 2010, Aim bersama istrinya, Sarwendah Kusumawardhani, meresmikan klub bulu tangkis baru yang diberi nama SBC atau Sarwendah Kusumawardhani Badminton Club. Saat ditanya mengapa tidak memakai nama bersama seperi Astec (Alan Budikusuma dan Susi Susanti Technology), dengan rendah hati ia berpendapat bahwa nama istrinya jauh lebih dikenal daripada namanya sendiri.
sumber : http://profil.merdeka.com/indonesia/h/hermawan-susanto/


https://id.wikipedia.org/wiki/24_September
http://www.kembangpete.com/2014/09/23/tokoh-besar-dunia-yang-lahir-pada-24-september/

Peristiwa 24 September, #hariinidalamsejarah

Deretan Peristiwa yang Terjadi Tanggal 24 September :


622 - Muhammad Shalallahu 'Alaihi Wassalam menyelesaikan hijrahnya dari Mekkah ke Madinah. 
Gambaran Hijrah, via sultanconan.blogspot.com
Dalam sejarahnya, kaum muslimin pernah hijrah sebanyak dua kali. Hijrah yang pertama kali di lakukan oleh umat islam adalah hijrah ke Abessinia atau Habsyi (sekarang Ethophia). hal tersebut terjadi karena para pengikut Nabi Muhammad saw, terutama yang baru memeluk agama Islam selalu mendapat siksaan dari kaum kafir Qurais. Hijrah yang pertama dilakukan kaum muslimin adalah pada bulan rajab tahun 615 M.pada waktu itu 14 orang (10 laki laki dan 4 perempuan),berangkat hijrah ke habsyi. ,mereka yang berangkat antara lain Usman bin Affan bersama istrinya, Ruqayyah binti Muhammad, Abu Hazaifah bin Utbah bersama istrinya, Sahlah, Zubair bin Awwam, Mus'ab Salamah al Makhzum bersama instrinya, Abdullah bin Mas'ud. Keterangan lain menyebutkan bahwa jumlah kaum muslimin yang hijrah ke Habsyi akhirnya 1000 Orang karena beberapa orang lagi menyusul, termasuk di dalamnya Ja'far bin Abi Talib.
Peristiwa hijrah kedua dilakukan oleh kaum muhajirin bersama nabi Muhammad saw. dari mekah ke Madinah pada tahun 622M. dalam hijrah ini sebagian kaum muhajirin ada yang berangkat mendahului Nabi saw. dan ada juga yang menyusul kemudian. adapun yang berangkat bersama Nabi saw. hanyalah Abu Bakar As Shiddiq, lalu di susul oleh Ali bin Abi Thalib. Proses hijrah ini selesai pada tanggal 22 September 622 M.
sumber : http://www.harafimulki.com/2014/04/perjuangan-kaum-muhajirin-dalam-hijrah.html 


1526 - Pangeran Samudera, raja pertama Kerajaan Banjar memeluk Islam, tanggal ini dijadikan Hari Jadi Kota Banjarmasin.
Kerajaan Banjar, via www.kaskus.co.id
Namanya adalah Sultan Suriansyah dengan nam kecil Raden Samudra, ia merupakan Raja Banjar pertama yang memindahkan pusat pemerintahan di kampung Banjarmasin (Kuin), menggantikan Maharaja Temenggung (Raden Panjang), Dia ahli waris yang sah sesuai wasiat kakeknya Maharaja Sukarama (Raden Paksa) dari Kerajaan Negara Daha, dibantu Mangkubumi Aira Taranggana.
sumber : http://kesultananbanjar.com/id/?p=331


1841 - Sultan Brunei menyerahkan Sarawak kepada Britania.
Kerajaan Sarawak, via www.utm.my
Sarawak dikuasai oleh Kesultanan Brunei pada awal abad ke-19. James Brooke diangkat menjadi gubernor Sarawak pada 24 September 1841 dan diberi gelar Raja oleh Sultan Brunei pada 18 Agustus 1842. Brooke hanya menguasai wilayah Serawak yang paling barat, di sekitar Kuching. Ia berkuasa hingga kematiannya pada 1868. Pengganti James antara lain sepupunya, Charles Anthony Johnson Brooke, dan anak Anthoni, Charles Vyner Brooke. Wilayah yang dikuasai oleh keluarga Brooke semakin luas, dengan menguasai wilayah yang tadinya milik Brunei. Namun kenyataannya Brunei hanya menguasai sungai strategis dan benteng di kawasan pesisir, sehingga Brookes sebenarnya merampas tanah para pejuang Muslim dan suku lokal.


1877: Saigo Takamori, yang memainkan peran utama dalam Restorasi Meiji di Jepang tetapi kemudian menantang pemerintahan kekaisaran, melakukan ritual bunuh diri menyusul kekalahan pemberontakan Satsuma-nya.
Takamori, via www.twcenter.net


1948 - Perusahaan kendaraan Jepang, Honda, didirikan.
Logo Honda yang pertama, via triknya.com
Honda didirikan pada 24 September 1948 oleh Soichiro Honda. Honda merupakan produsen sepeda motor terbesar di dunia sejak 1959, dan juga produsen mesin pembakaran dalam terbesar dengan produksi lebih dari 14 juta unit tiap tahun. Honda berhasil menggusur Nissan sebagai produsen mobil kedua terbesar di Jepang tahun 2001. Honda juga menggusur Chrysler, untuk menjadi pabrikan mobil terbesar keempat di pasar AS. Sekarang ini, Honda juga pabrikan mobil terbesar keenam di dunia. Pada 2004, perusahaan ini mulai memproduksi motor diesel, yang sangat tenang dan tidak membutuhkan penyaring untuk dapat melewati standar polusi.
Honda merupakan pabrikan Jepang pertama yang meluncurkan merek mobil mewahnya, menggunakan merk Acura untuk mobil mewahnya di Amerika Utara. Mobil Honda terkenal dengan daya tahan dan jarang rusak. Honda di Indonesia paling terkenal dengan sepeda motornya.
Honda bermarkas di Tokyo. Saham mereka diperdagangkan di Bursa Saham Tokyo, Bursa Saham New York, dan juga perdagangan di Osaka, Nagoya, Sapporo, Kyoto, Fukuoka, London, Paris dan Swiss. American Honda Motor Co., bermarkas di Torrance, California.



1960 : Penetapan Hari Tani Nasional 
Hari Tani Nasional, via radenirinne.blogspot.com
Penetapan hari tani didasarkan pada hari kelahiran Undang-Undang No 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-pokok Agraria, lebih dikenal dengan UUPA. Alasannya UUPA menjadi hari pertanian adalah karena salah satu isi UUPA mengatur tentang ketetapan hukum bagi pelaksanaan redistribusi tanah pertanian (reforma agraria). Ditetapkan kelahiran UUPA sebagai hari tani dengan pemikiran bahwa tanpa peletakan dasar keadilan bagi petani untuk menguasai sumber agraria, seperti tanah, air, dan kekayaan alam, mustahil ada kedaulatan petani. (Pramono, 2010)
Kelahiran UUPA melalui proses panjang, memakan waktu 12 tahun. Dimulai dari pembentukan "Panitia Agraria Yogya" (1948), "Panitia Agraria Jakarta" (1951), "Panitia Soewahjo" (1955), "Panitia Negara Urusan Agraria" (1956), "Rancangan Soenarjo" (1958), "Rancangan Sadjarwo" (1960), akhirnya digodok dan diterima bulat Dewan Perwakilan Rakyat Gotong Royong (DPR-GR), yang kala itu dipimpin Haji Zainul Arifin. Kelahiran UUPA mengandung dua makna besar bagi kehidupan bangsa dan negara Indonesia. Pertama, UUPA bermakna sebagai upaya mewujudkan amanat Pasal 33 Ayat (3) UUD 1945 (Naskah Asli), yang menyatakan, "Bumi dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai negara dan digunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat". Kedua, UUPA bermakna sebagai penjungkirbalikan hukum agraria kolonial dan penemuan hukum agraria nasional yang bersendikan realitas susunan kehidupan rakyatnya. (Bey, 2003)

Sumber :
http://www.gagaspertanian.com/2013/09/sejarah-hari-tani-nasional.html#axzz3mT0PMo5G


1973 - Guinea-Bissau menyatakan kemerdekaan dari Portugal.
Logo Guinea-Bissau, via commons.wikimedia.org
Guinea-Bissau dulu merupakan bagian dari Kerajaan Kaabu, yang merupakan bagian dari Kekaisaran Mali. Bagian dari kerajaan ini bertahan hingga abad ke-18, sementara beberapa bagian lainnya adalah bagian dari Kekaisaran Portugal. Kemudian Guinea-Bissau menjadi bagian dari koloni Portugal, Guinea Portugal pada abad ke-19. Setelah kemerdekaan, dideklarasikan pada 1973 dan diakui pada 1974, nama ibu kotanya, Bissau, ditambahkan ke dalam nama negara untuk menghindari kekeliruan dengan negara Guinea.


1996: Taliban, yang awalnya merupakan tentara religius fundamentalis yang berkomitmen untuk mengakhiri perang sipil pasca-Soviet untuk menguasai Afghanistan, menguasai Kabul. 
Tentara Taliban, via abcnews.go.com


1999 - Tragedi Semanggi II: Yun Hap, mahasiswa UI tewas tertembak.
Yun Hap, via mohgavin.wordpress.com
Untuk yang kesekian kalinya tentara melakukan tindak kekerasan kepada aksi-aksi mahasiswa. Kala itu adanya pendesakan oleh pemerintahan transisi untuk mengeluarkan Undang-Undang Penanggulangan Keadaan Bahaya (UU PKB) yang materinya menurut banyak kalangan sangat memberikan keleluasaan kepada militer untuk melakukan keadaan negara sesuai kepentingan militer. Oleh karena itulah mahasiswa bergerak dalam jumlah besar untuk bersama-sama menentang diberlakukannya UU PKB. Mahasiswa dari Universitas Indonesia, Yun Hap meninggal dengan luka tembak di depan Universitas Atma Jaya.
Selain di Jakarta, pada aksi penolakan UU PKB ini korban juga berjatuhan di Lampung dan Palembang. Pada Tragedi Lampung 28 September 1999, 2 orang mahasiswa Universitas Lampung, Muhammad Yusuf Rizal dan Saidatul Fitriah, tewas tertembak di depan Koramil Kedaton. Di Palembang, 5 Oktober 1999, Meyer Ardiansyah (Universitas IBA Palembang) tewas karena tertusuk di depan Markas Kodam II/Sriwijaya.
sumber : http://syajarra.blogspot.co.id/2009/11/tragedi-semanggi-tragedi-semanggi.html


2002 : UU Pembentukan Provinsi Kepulauan Riau
Lambang Provinsi Kepulauan Riau, via anakaseliindonesia.wordpress.com

Provinsi Kepulauan Riau merupakan salah satu Provinsi termuda yang ada di Indonesia. Secara dejure, Provinsi ini terbentuk pada hari ini 13 tahun yang lalu melalui pengesahan UU Pembentukan Provinsi Kepulauan Riau, namun secara defacto, Provinsi Kepri baru berjalan pada 1 juli 2004 ditandai dengan dilantiknya Plt. Gubernur Kepulauan Riau. Namun disepakati Hari Jadi Provinsi Kepulauan Riau adalah pada tanggal 24 September 2002, dengan begini maka sudah 13 tahun Provinsi Kepri ini beridiri. 





https://id.wikipedia.org/wiki/24_September
http://www.kembangpete.com/2014/09/23/peristiwa-penting-yang-terjadi-pada-tanggal-24-september/
http://www.muradmaulana.com/2014/08/hari-penting-nasional-dan-internasional.html

Wednesday, September 23, 2015

Tokoh yang Lahir 23 September, #hariinidalamsejarah

Tokoh yang Lahir 23 September :


63 SM: Gaius Octavius ​​(Oktavianus), kemudian dikenal sebagai Augustus pada 27 SM ketika ia menjadi kaisar pertama Romawi.
The Caisar, via aaronaiken.wordpress.com
Gaius Julius Caesar Augustus (23 September 63 SM–19 Agustus 14), yang bergelar Kaisar Octavianus Augustus atau Kaisar Agustus adalah Kaisar Romawi pertama dan salah satu yang paling berpengaruh. Ia mengakhiri perang saudara berkepanjangan dan menciptakan kedamaian, kesejahteraan, dan kemegahan di Kekaisaran Romawi, yang dikenal dengan sebutan Pax Romana atau kedamaian Romawi. Memerintah sebagai penguasa tunggal mulai tahun 27 SM sampai matinya tahun 14 M. Ia menikah dengan Livia Drusilla dan langgeng hingga lebih dari 51 tahun. Setelah mati, Tiberius menggantikannya sebagai kaisar Romawi. 


1713 - Ferdinand VI, Raja Spanyol 
Ferdinand, via id.wikipedia.org
Dia adalah Raja Spanyol dari 9 Juli 1746 sampai kematiannya. Dia adalah anak keempat dari raja sebelumnya Felipe V dan istrinya pertama Maria Luisa dari Savoy. Fernand0, anggota ketiga dari wangsa Bourbon Spanyol, lahir di Madrid pada 23 September 1713.


1915 - Clifford Shull, fisikawan Amerika Serikat, penerima Penghargaan Nobel dalam Fisika.
Shull, via www.corbisimages.com


1924 - Ali Murtopo, mantan Menteri Penerangan
Letnan Jenderal (Purn.) Ali Moertopo, atau dieja sering pula dieja Ali Murtopo (lahir di Blora, Jawa Tengah, 23 September 1924 – meninggal di Jakarta, 15 Mei 1984 pada umur 59 tahun), adalah pemikir, tokoh intelijen, dan politikus yang berperan penting terutama pada masa Orde Baru di Indonesia. Ia pernah menjabat sebagai Menteri Penerangan Indonesia (1978 – 1983) serta Deputi Kepala (1969 – 1974) dan Wakil Kepala (1974 – 1978) Badan Koordinasi Intelijen Negara. 


1927 - Wijoyo Nitisastro, mantan Menteri Koordinasi bidang Ekonomi dan Industri.
Wijoyo, via nasional.kontan.co.id
Widjojo Nitisastro adalah seorang begawan ekonomi Indonesia yang juga dikenal sebagai arsitek utama perekonomian orde baru. Pria kelahiran 23 September 1927 ini pernah menjabat sebagai Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional dari tahun 1971 sampai 1973. Selain itu, ia juga pernah ditunjuk sebagai Menko Ekuin sekaligus Ketua Bappenas untuk periode 1973-1978 dan 1978-1983.
Widjojo merupakan alumni Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. Setelah lulus dengan predikat Cum Laude, ia mendapat beasiswa untuk melanjutkan pendidikan ke University of California at Berkeley bersama sejumlah dosen dan ekonom muda FE-UI. Kemudian, setelah menyelesaikan pendidikannya di sana, Widjojo ditugasi untuk mengajar di Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (SESKOAD) di tahun 1962. Debut karir Widjojo di bidang politik dimulai ketika ia dan beberapa rekannya yang juga merupakan ekonom-ekonom FE-UI diangkat sebagai Tim Ahli di Bidang Ekonomi dan Keuangan oleh Presiden Soeharto.
sumber : http://profil.merdeka.com/indonesia/w/widjojo-nitisastro/

 
1953 - Sofyan Djalil, Menteri Negara Komunikasi dan Informasi Indonesia, Menteri BUMN Indonesia, Menteri Koordinator Perekonomian pada Kabinet Kerja.
Sofyan, via sidomi.com
Lahir dari keluarga sederhana di Aceh Timur, Sofyan Djalil harus melalui perjalanan panjang untuk mencapai sebuah kesuksesan. Pria yang diangkat sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia ke-16 ini bahkan pernah bekerja sebagai kondektur metromini dan penjaga masjid.
Namun kemudian kegigihannya dalam menggapai asa, membuatnya bisa berkuliah di Universitas Indonesia. Saat itu, dia mengambil studi Hukum Bisnis dan lulus pada tahun 1984. Seiring berjalannya waktu, pria kelahiran 23 September 1953 itu kemudian dipertemukan dengan wanita yang kini menjadi istrinya, Dr. Ir. Ratna Megawangi, MSc. Dari pernikahan tersebut, dia pun telah dikaruniai tiga anak. 
sumber : http://profil.merdeka.com/indonesia/s/sofyan-djalil/


1976 - Halim Haryanto Ho, pemain bulu tangkis ganda pria indonesia  
Ho, via www.snipview.com
Ia memulai debutnya pada tahun 1995 sebagai "spesialis ganda" bersama Tony Gunawan. Enam tahun kemudian, ia bersama dengan Tony Gunawan menjadi juara dunia untuk ganda putra dan juara All England juga untuk ganda putra. Tetapi, pada Desember 2001, Tony Gunawan sudah pindah ke Amerika Serikat. Jadilah, pada 2002, Tony Gunawan digantikan oleh Tikus Haryanto. Pada babak final Perebutan Piala Thomas 2002, mereka berdua dikategorikan sebagai pasangan underdog. Namun, mereka dapat menang melawan pasangan Malaysia, Koo Kien Keat/Tan Boon Heong.


1994 - Hafiz Faisal Pemain bulu tangkis Ganda Putra & Ganda Campuran Indonesia Berpasangan dengan Putra Eka Rhoma Atau Shella Devi Aulia.
Hafiz, via serabi-indonesia.blogspot.com




https://id.wikipedia.org/wiki/23_September
http://www.kembangpete.com/2014/09/22/tokoh-besar-dunia-yang-lahir-pada-23-september/