Tuesday, May 31, 2016

Masjid Agung Sangatta, Istana Megah di Kota Migas Tambang

Setelah kemarin wisata alam, sekarang saatnya wisata religi. Mensyukuri keindahan alam yang Allah ciptakan di Bumi Kutai Timur ini. Kemarin gak sengaja liat gugel mep kan ya, disitu ada tulisan Masjid Agung (atau Masjid Raya ya, lupa saya, intinya itu deh). Nah langsung saja ni, saat ada waktu standby (ohya masih dalam rangka pekerjaan proyek ya), kita pergi ke kota Sangatta nya. 

Kota Sangatta merupakan ibukota dari Kabupaten Kutai Timur Provinsi Kalimantan Timur. Jarak dari desa Sangkimah ke Kota Sangatta kurang lebih 20 km dengan waktu tempuh perjalanan memakan waktu sekitar 45 menit, melewati jalan pasir kuning nan berdebu.
Gerbang Utama Masjid dengan satu menara
Setelah sampai di kota, kami menggunakan bantuan gugel mep lagi untuk menuju ke Masjid Agung Sangatta. Lumayan jauh letaknya dari pusat kota, sepertinya lahan ini sengaja disiapkan khusus untuk pusat perkantoran / pusat pemerintahan Kabupaten Kutai Timur kelak. Masjid Agung Sangatta terletak di Bukit Pelangi, yang merupakan (akan / menjadi) pusat perkantoran Kabupaten Kutai Timur, terlihat dari beberapa kontruksi bangunan yang sedang dikerjakan didaerah ini, jalanan dan tamannya pun tertata dengan rapi. Saat sore hari, tempat ini jadi tempat nongki-nongki keluarga dan anak gaul Sangatta, duduk santai bermain di taman sambil menikmati indahnya sunset.
Masjid Agung Sangatta, Kutai Timur
Masjid Agung Sangatta memiliki arsitektur yang unik, memiliki 1 menara di gerbang utama, dan 4 menara di bangunan masjid, serta memiliki lahan parkir yang luas yang bisa menampung banyak kendaraan. Saya berjalan mengitari masjid ini, sambil mengambil beberapa gambar, bangunan besar dengan dominasi warna hijau ini mengingatkan saya dengan masjid Agung Natuna (hikss, baperr and piwang coy). Lorong-lorong penghubung antar tempat, halaman yang luas disebelah kiri dan kanan masjid, dilihat dari luar saja, sepertinya masjid ini bisa menampung ribuan jemaah.
Miniatur Ka'bah Masjid Agung Sangatta
Disebelah selatan masjid, terdapat miniatur Ka'bah yang berdiri dihalaman yang luas. Jelas saja, tempat ini akan digunakan oleh para calon jemaah Haji atau yang lainnya untuk "gladi" atau bahkan sekedar menambah pengetahuan tentang ibadah umrah dan haji sebelum berangkat ke tanah suci kelak. Interior masjid juga tak kalah indah indah nya, artistik gaya arsitekturnya.
Interior Masjid
Saat melihat maket bangunan masjid yang terletak di pintu masuk sebelah utara ini, ternyata bangunan utama mesjid adalah awal dari pembangunan islamic center Sangatta, dimaket itu ditunjukkan bahwa akan ada beberapa bangunan lagi yang akan dibangun, seperti sekolah, perpustakaan, cafe dan lain-lainnya. Meski tak sebesar Islamic Center di Samarinda, namun masjid ini sudah cukup indah untuk bilangan Provinsi Kalimantan Timur, dan sangat cocok untuk menjadi Landmark Kota Sangatta dan Kabupaten Kutai Timur.

Monday, May 30, 2016

Pantai Teluk Lombok, Surga Tersembunyi di Desa Minyak

Beberapa hari lalu mendapat tugas (lagi) untuk suatu pekerjaan di perusahaan minyak plat merah di daerah Sangatta, Kutai Timur. Ini sudah kali kedua saya melakukan tugas dari kantor ke sini. Saat mengisi form untuk surat ijin kerja, salah seorang pegawai kantor tersebut mengatakan bahwa jadwal pengerjaan diundur 2 hari. Artinya kami mempunyai 2 hari standby, (sebut saja jam kosong yak).
Pemandangan selama perjalanan ke pantai, Desa Sangkimah

Nah kesempatan ini saya dan teman-teman gunakan untuk pergi ke tempat wisata pantai Teluk Lombok, setelah beberapa kesempatan terlewatkan. Penasaran dengan pantai ini karena jika melihat arah penunjuk jalan disekitar komplek kantor selalu ada tulisan Teluk Lombok gitu.
Pantai Teluk Lombok, Sangkimah
Dan binggo! akhirnya hari ini kesampaian juga pergi kesana. Perjalanan ke pantai tidak terlalu jauh, sekitar 6-7 km saja dari desa Sangkimah, Sangatta Selatan, Kutai Timur. Lokasinya bisa kamu kamu lihat di gugel mep ini ya, klik aje coy.
Saung-saung di Pantai Teluk Lombok
Pantai Teluk Lombok ini sepertinya merupakan wisata andalan Sangatta, namun saat kami pergi, suasana sedang sepi, maklum saat itu hari kamis, bukan weekend, ditambah lautpun sedang surut. Saya bisa bilang wisata andalan adalah karena fasilitas-fasilitas yang ada disana. Terdapat perahu, tempat santai, banana boat, beberapa warung dan tempat bilas. Mungkin sama seperti tempat saya di Natuna sana, yang akan membludak pengunjungnya saat hari-hari tertentu, lebaran misalnya.

Pantai Teluk Lombok berpasir putih, dan pantai ini sepertinya juga merupakan hilir dari daerah rawa, terbukti dengan beberapa pohon bakau (mangroove) yang tumbuh menghiasi tepian pantai. Sebuah kombinasi yang apik dan eksotis.

Saya menyempatkan diri untuk mengambil beberapa gambar, berjalan ke tengah yg kebetulan lautnya sedang surut. Mengambil view yang luar biasa indah. Cuaca saat itu panas sekali, namun menjadi paduan asyik ketika sedang menjepret2 karena biru nya langit beradu dengan indahnya panorama pantai. 

Good!!! Ada surga indah yang tersembunyi di dekat Desa Minyak yang cenderung gersang ini. Warbiyasaak.