Wednesday, July 5, 2017

Nongkrong Asyik di Awan Cafe, Cafe Gahol anak Natuna

Alhamdulillah, kali ini masih diberi kesempatan untuk kembali mudik ke kampung halaman. Memang sejak kuliah dulu, dapat jatah pulang kampung hanya 1 sekali dalam setahun, saat momen hari Raya Idul Fitri saja, lainnya ya di rantau orang terus, terus, turun naik turun naik teruss. Dan setiap pulang kampung ada saja perubahan di kampung saya ini, meskipun banyak yang tidak berubahnya, nah lo bingungkan?

Mulai dari dirobohkannya bangunan bersejarah saat pulkam tahun 2014. adanya tempat-tempat wisata baru saat pulkam tahun 2013, dan lain-lain. Dan hasil pengamatan saya saat pulkam tahun 2017 ini adalah banyaknya barbershop dan cafe-cafe gahool yang muncul. Mengadopsi gaya kekinian dari media sosial, anak-anak muda di Natuna banyak yang terinspirasi rupanya.
Awan Cafe, Ranai
Dari sekian banyak cafe yang ada, saya memilih Awan Cafe untuk disambangi. Berhubung setelah lebaran, sebelum berangkat kembali merantau. Saya dan keluarga nongkrong di tempat ini. Awan Cafe terletak di jalan Dt. Kaya Wan Muhammad Benteng, di Jemengan, tepat sebelum jalan masuk ke Masjid Agung jika kita dari arah kota.

Ownernya bernama Agus, -cewek lo ini-, adik kelas di SMA dulu. Konsep Awan Cafe saat unik, mengingatkan saya akan Jogja. Tata letak gambar-gambar, adanya permainan uno yang disediakan, serta desain susunan lampu ditata sangat unik.
Menu andalannya saya tebak adalah mie dalam kelapa, namun berhubung saat kami kesana sedang tidak tersedia, jadi kami hanya memesan beberapa snack, kentang goreng, nuget, dan beberapa minuman. Harganya lumayan terjangkau untuk daerah Ranai, saat kami kesana kami mendapat diskon, jadi tidak tahu harga aslinya berapa. Hhe.


Nah, jika sedang di Ranai, dan bingung mau kongkow bareng temen-temen dimana, Cafe Awan merupakan alternatif terbaik untuk kamu-kamu semua. Cafe gahool untuk anak gahool Ranai.