Permainannya yang simpel serta lapangan yang tak begitu besar membuat permainan ini banyak disukai oleh berbagai kalangan. Bagi yang "sudah berumur", pickleball sebagai "pelarian" di kala bermain tenis sudah tidak sanggup karena lapangannya yang besar. Atau karena kaki sudah tidak bisa selincah bermain badminton. Dan bagi anak-anak dan pemula, pickleball menjadi alternatif baru olahraga yang simpel sebagai bagian dari penerapan hidup sehat.
Apa itu Pickleball?
Secara sederhana, Pickleball adalah olahraga yang menggabungkan tiga “leluhur” olahraga sekaligus, yakni tenis, bulutangkis, dan pingpong. Ia dimainkan di lapangan seukuran lapangan bulutangkis, dengan teknik permainan mirip tenis, namun menggunakan alat pemukul yang bentuknya menyerupai bet pingpong -disebut paddle-, serta bola plastik padat berlubang.
![]() |
| Dimensi lapangan pickleball dalam satuan kaki (ft). (sumber: oldworldgardenfarms(dot)com) |
Secara rinci, Pickleball dimainkan di dalam lapangan persegi panjang, yang dibatas net dengan tinggi 82 cm dari atas permukaan. Ukuran lapangan terdiri dari panjang 13,41 meter, lebar 6,10 meter, dan ukuran kitchen 2,13 meter dari net pada masing-masing sisi. Kitchen merupakan area non-volley, dimana pemain tidak boleh melakukan pukulan volley apabila berada di dalamnya.
Sejarah dan Asal Nama Pickleball
Mengutip laman ppatour.com, Pickleball pertama kali dimainkan pada tahun 1965 di Pulau Bainbridge, sebuah pulau yang berada di sebelah barat Kota Seattle, Washington, Amerika Serikat. Olahraga ini diciptakan oleh Joel Pritchard, seorang Kongres Washington bersama dua temannya Bill Bell seorang pengusaha dan Barney McCallum.
![]() |
| Pencipta olahraga pickleball, Joel Pritchard, Barney McCallum, dan Bill Bell. (sumber pickleballhalloffame(dot)global) |
Awalnya, Pickleball sama sekali tidak dirancang sebagai olahraga serius. Ceritanya bermula dari situasi yang sangat “rumahan”. Kala itu musim panas, Pritchard dan Bell mencari cara untuk "menghilangkan" kebosanan menghadapi musim panas tersebut. Karena rumah Pritchard memiliki lapangan badminton, Pritchard dan Bell mulai mencari peralatan badminton, tetapi tidak dapat menemukan cukup raket.
Beruntung, mereka menemukan dua raket pingpong dan bola whiffle, yang mereka gunakan untuk memukul bola melintasi jaring badminton setinggi 60 inci. Saat terus bermain, mereka menyadari bola whiffle melambung dan memantul dengan baik di permukaan aspal. Jadi, mereka memutuskan untuk menurunkan jaring hingga ke tanah (36 inci di ujung dan 34 inci di tengah) dan membolehkan bola dipukul setelah memantul seperti permainan tenis.
Pekan berikutnya, Pritchard dan Bell mengundang Barney McCallum untuk mencoba permainan baru tersebut, dan ketiganya mulai mengembangkan aturan-aturan permainan. Dikenal sebagai orang yang “terampil,” McCallum yang merupakan tukang kayu itu membuat raket (yang selanjutnya disebut dengan paddle) secara manual di bengkel kayunya. Ia juga salah satu yang mencetus aturan zona non-volley di daerah kitchen. Hal tersebut menaruhnya menjadi anggota penting dalam sejarah pembentukan pickleball.
Pada tahun 1967, Pritchard membangun lapangan belakang rumah yang permanen. Dalam beberapa artikel menyebutkan, tetangganya bernama Bob O'Brian yang membangun lapangan pickleball yang permanen.
![]() |
| Padle pertama? (sumber: dupr(dot)com) |
Tak disangka, permainan itu justru terasa menyenangkan. Aturannya pun disesuaikan sedikit demi sedikit agar bisa dimainkan dengan nyaman, adil, dan tidak terlalu melelahkan.
Dari sekadar permainan keluarga, Pickleball mulai dimainkan oleh tetangga dan komunitas di sekitar.
Soal nama “Pickleball”, ada dua versi cerita yang sering beredar. Versi pertama menyebutkan bahwa nama ini diambil dari anjing keluarga Pritchard bernama Pickles, yang gemar mengejar bola saat permainan berlangsung. Versi lain menyebutkan istilah pickle boat dalam olahraga dayung, yaitu perahu yang diisi oleh atlet campuran dari berbagai tim.
Nah, masih menurut lama ppatour.com, istilah pickleball berasal dari istri Pritchard yang bernama Joan. Sesaat setelah olahraga ini mulai diperkenalkan, Joan menamakannya pickleball yang terilhami dari olahraga dayung. Dalam olahraga dayung, para pendayung yang tidak ikut balapan utama akan mengikuti balapan mereka sendiri. Para pendayung sisa tersebut berkompetisi hanya untuk bersenang-senang dalam balapan yang disebut dengan “pickle boat”. Atas dasar itu, Joan menamakannya sebagai pickleball, permainan yang tercipta dari sisa-sisa olahraga lain.
![]() |
| Joel Pritchard dan istrinya Joan (sumber pickleballhalloffame(dot)global) |
Mengenai versi yang kedua, tentang nama anjing dari keluarga Pritchard, Pickles. Versi ini diragukan sebab anjing yang dimaksud baru ada pada tahun 1968, 3 tahun setelah permainan ini diciptakan, atau 1 tahun setelah Pritchard membuat lapangan pickleball yang permanen. Nama pickles diberikan karena anjing tersebut kerap mengejar bola ketika mereka bermain pickleball.
Dan dalam tujuh tahun sejak permainan dikembangkan, yakni pada tahun 1972 sebuah organisasi resmi bernama Pickle-Ball Inc. dibentuk untuk mengakomodasi olahraga baru yang mereka ciptakan ini. Permainan ini dengan cepat menarik minat teman dan tetangga, sehingga berkembang pesat hingga keluar Pulau Bainbridge.
Pada tahun 1975, surat kabar National Observer menyoroti dan menulis artikel tentang pickleball. Hal ini menandai pengakuan awal terhadap pickleball di media arus utama.
Selanjutnya, pickleball terus berkembang hingga keluar Pulau Brainbrigde. Perkembangan pickleball sampai ke Indonesia akan dibahas di tulisan berikutnya, yap!
Sumber:
https://ppatour.com/the-origins-of-pickleball/
https://pickleballhalloffame.global
https://oldworldgardenfarms.com
https://dupr.com
https://www.playpickleball.com
https://www.californiasportssurfaces.com





No comments:
Post a Comment