Showing posts with label Review Hotel. Show all posts
Showing posts with label Review Hotel. Show all posts

Saturday, November 25, 2023

Menginap di Homestay Nirmala Sijunjung: Rasa Apartemen, Wak!

Matahari sudah lebih dari satu jam kembali ke peraduan ketika kami tiba di Kabupaten Sijunjung. Perjalanan panjang dari Bandara ke Sijunjung membuat badan letih sekali. Namun ada 1 kegiatan yang harus diikuti malam ini, yakni gala dinner penyambutan peserta di kediaman pimpinan daerah. Di sana aku bertemu dengan beberapa rekan, dulu kami bertemu pada acara serupa namun di tempat yang berbeda. Geopark ini "itu-itu saja" fikirku. 

Setelah kegiatan selesai, barulah kami kembali ke homestay untuk istirahat.

Jauh sebelum berangkat ke sini, panitia mengirimkan undangan yang juga berisi jadwal acara dan beberapa opsi penginapan. Aku memilih di penginapan Nirmala Homestay yang tak terlalu jauh dari lokasi acara. Melihat brosur yang ditawarkan, Nirmala Homestay ini merupakan homestay yang baru sehingga membuatku tertarik memilih homestay ini untuk jadi tempat menginap.

Brosur Homestay Nirmala

Homestay Nirmala ini terdiri dari 3 lantai, lantai bawah berfungsi sebagai ruangan resepsionis, lantai dua terdapat beberapa kamar yang juga digunakan oleh peserta kegiatan. Sedangkan kami menyewa kamar di lantai paling atas.

Aku tak tahu seperti apa kamar di lantai dua karena memang tak ke sana. Namun akan ku deskripsikan bagaimana tempat kami di lantai tiga. Jom!

di teras lantai tiga

Homestay di lantai tiga berbentuk seperti rumah. Rumah di atas rumah begitulah kira-kira yang bisa ku jelaskan. Dari tangga naik kita langsung memasuki teras rumah yang lumayan luas, bisa digunakan untuk bersantai dan juga menjemur pakaian.

Masuk ke dalam terdapat ruang tamu kecil lengkap dengan sofa full set. Di samping ruang tamu ada kamar tidur utama yang begitu luas dengan kamar mandi di dalamnya. Kelengkapan ruangan mulai dari kasur, lemari hingga pendingin ruangan semuanya serba baru, kesan elegan melekat berpadu tata letak yang pas.

Interior Nirmala Homestay

Kamar tidur satu lagi yang berukuran lebih kecil. Di sini tempat ku tidur, kamar seluas kira-kira 3x4 meter ini berisi sebuah kasur twins, lemari dan meja rias. Pendingin ruangan melengkapi ruangan kelas standart ini.

Keluar dari kamar, kita akan langsung terhubung ke ruang televisi yang sekaligus berfungsi sebagai ruang makan. Dapur bersihnya dipisah oleh sebuah minibar, toilet berada di pojok ruangan. Peralatan dapurnya pun terbilang lengkap: tersedia alat makan, kulkas, hingga dispenser air minum. Beberapa sachet teh dan kopi juga disediakan gratis untuk tamu yang menginap.

Ruang makan sekaligus dapur, dan hospitality tray

Dan yang paling menyenangkan, semua peralatannya masih gress alias baru. Sebuah vibe yang sangat pas untuk mengantar tidur pulas malam ini.

-------------

Saat pagi tiba, pemandangan dari lantai tiga homestay sungguh menenangkan. View bukit dengan kubah masjid seakan-akan seperti imajinasi masa kecilku tentang desa yang aman dan tentram menjadi nyata. Dan itu ku dapati di ranah minang ini, kampung leluhurku. Lengkap sekali rasanya, setelah tidur begitu nyenyak tadi malam, paginya disambut dengan suasana seperti ini. Bikin betah!

Suasana pagi di homestay (atas) dan pemandangan di depannya (bawah)

Aktivitas pagi masyarakat mulai riuh di bawah, lalu lalang kendaraan, hiruk pikuk suasana pasar di kejauhan, hingga kesibukan siswa-siswi yang bersiap berangkat sekolah. Udara Kabupaten Sijunjung yang adem dan segar setia menemani ku pagi ini.

Tak lama berselang, petugas homestay datang membawa nampan sarapan berisi nasi goreng dan Bubur Kampiun sebagai hidangan penutup.

Nasi Goreng dan Bubur Kampiun khas Minangkabau

Bagi masyarakat Minangkabau, Bubur Kampiun (berasal dari serapan bahasa Inggris: Champion yang berarti Juara) adalah kuliner sarapan legendaris yang memadukan berbagai jenis hidangan manis dan gurih dalam satu mangkuk. Di dalamnya terdapat kombinasi bubur sumsum yang lembut, bubur kacang hijau, olahan ketan/lopek, hingga kuah santan dan siraman gula merah pekat. Rasanya benar-benar Champion! Perpaduan gurih-manis yang legit, hangat di perut, dan seketika menjadi "doping" alami yang sempurna untuk membakar semangat sebelum menghadapi agenda panjang hari ini.

Duduk di lantai tiga "apartemen" ini, menyantap sarapan lezat dengan latar belakang perbukitan asri dan riak kehidupan Ranah Minang Silokek, menjadi sebuah momen pembuka perjalanan yang tak hanya memanjakan lidah, tetapi juga menyegarkan pikiran.


Nb:
Yang mau kepoin homestay nya bisa cek di ig nirmala homestay, yap!


Monday, April 19, 2021

Glamping Ala-ala di Anmon Hotel - Cerita Studi Komparasi Wisata di Bintan

Hari kedua dalam rangkaian Studi Komparasi Wisata di Kabupaten Bintan ini sungguh luar biasa. Sepuluh destinasi wisata super keren di kawasan terpadu BRC kami kunjungi dalam waktu kurang lebih 10 jam. Mulai dari sarapan di Pujasera hingga makan malam di Cassia Hotel sambil menikmati angin pantai dan sunset.

Setelah selesai santap malam, mobil membawa kami menuju kembali ke Chill Cove, tempat kolam renang terbesar se Asia Tenggara yang kami kunjungi pagi tadi. Selain terdapat kolam renang, wisata mangrove dan area outbond, kawasan Chill Cove juga terdapat 2 hotel dengan konsep unik dan menarik. Dan, kami akan menginap di salah satunya. 😁

The Anmon Hotel di malam hari

Anmon dan Natra, nama dua hotel dengan tema glamping tersebut. Glamping merupakan akronim dari glamour camping, konsep berkemah dengan didukung oleh fasilitas dan akomodasi yang memadai, begitulah kira-kira definisi glamping ini. Konsep glamping sudah mulai populer di beberapa negara dalam beberapa tahun terakhir. Menjadikan ia alternatif menginap ala kemah meski tak punya "skill" berkemah. 

Natra Hotel lebih dahulu beroperasi, dulu bernama The  Canopy Bintan. Baru pada 1 agustus 2019, ia berubah nama menjadi Natra yang terinspirasi dari bahasa arab. Sementara Anmon baru saja beroperasi dalam beberapa bulan terakhir.

Oleh pihak BRC, kami diinapkan di The Anmon Hotel. Baik Natra maupun Anmol sama-sama mengusung konsep glamping yang berpadu dengan alam. Semuanya wah. Bedanya hanya dibentuk tenda saja menurut saya. Natra Bintan memiliki tenda yang lebih besar dan lebar, sementara The Anmon bentuk tendanya lebih kecil dan mengerucut khas tenda suku indian atau perkemahan di padang pasir. 

Foto bareng pak Imam (baru biru paling kiri), dan mbak Putri (tiga dari kiri),
LO yang sudah menemani kami selama 2 hari ini

Di tempat check in, terdapat restoran yang kece abis, lobby hotel juga dikemas dengan modern sehingga sangat cocok untuk hanya sekedar nongkrong. Proses check in sudah selesai, sebelum kami diantar menuju kamar, kami berfoto dulu dengan LO yang sudah menemani kami dari kemarin hingga hari ini. Sebab, agenda besok hingga lusa akan berganti LO. Terimakasih banyak mbak Putri dan pak Imam sudah mau menemani kami jalan-jalan di Bintan. 😀 

Kami diantar menuju kamar masing-masing. Saya mendapat kamar no 106. Kamar dengan bentuk khas tenda khas gurun pasir ini begitu tampak sederhana dari luar. Dibaluti "kain" putih berbentuk kerucut dengan teras kecil di depannya. Hal yang kontras saat saya masuk ke dalam, fasilitas hotel yang mewah lengkap dengan kamar mandinya beserta perlengkapan lainnya. Yap, jadi inilah dia glamping itu ya, ternyata. Saya berberes-beres sebentar, setelah seharian berada di luar badan ini meminta haknya untuk dibersihkan. Setelah berberes-beres, mandi, dan sejenak beristirahat. Saya mencoba mengitari komplek "tenda" mewah ini.

Anmon menerapkan tema gurun pasir, pasir putih ala-ala gurun, hingga tanaman kaktus dan pohon palm terdapat di area komplek kemah. Lampu pelita di tepi-tepi jalan membuat malam semakin syahdu, lengkap dengan kilauan bintang di langit. Tamu-tamu lain yang menginap mengadakan acara "api unggun", barbaque-an di sekitar kemah. Ada alun-alun kecil tempat berkumpul di luar tenda. 

Saya tak meneruskan untuk sksplor lebih jauh Anmon ini, dikarenakan hari semakin larut dan letih di badan masih tersisa setelah seharian berkegiatan. Saya kembali ke kamar dan beristirahat. Di dalam kamar, kita juga masih bisa melihat bintang-bintang, karena atap kamar hotel bisa dibuka-tutup.

--------

Pagi harinya saya bangun agak kesiangan. Cepat-cepat keluar tenda untuk menikmati udara pagi di sekitaran kemah. Tak lama di luar, lalu kembali masik ke kamar untuk ambil perlengkapan, berenang di crytal lagoon. 😆

Hanya ada beberapa orang saja yang sedang berenang pagi ini, termasuk saya dan bang Jono. Sementara buk Kasi, pak Kabid dan pak Kadis sudah lebih dahulu jalan-jalan pagi di sekitaran kemah dan kolam. Segar rasanya berenang di kolam yang berasal dari air laut hasil penyulingan ini, kolamnya yang begitu luas serasa sedang berenang di laut sungguhan.

Basah-basah, pagi-pagi

Namun saya tak bisa berlama-lama karena agenda berikutnya sudah menunggu. Saya langsung bergegas kembali ke kamar, berbilas dan bersiap-siap. Di ruang tamu kamar sudah tersedia sarapan. Sarapan di Anmon modelnya diantar ke kamar, tak seperti hotel kebanyakan yang menyajikan prasmanan di hotel. Makan untuk sarapan dan lain-lainnya juga dipesan saat kita akan check in. Lalu keesokan harinya barulah makanan diantar, seperti itu. 

Beres-beres sudah, sarapanpun sudah, selanjutnya adalah kembali menuju lobby, dan check out. Lalu melanjutkan ke agenda berikutnya.

Biar kayak orang-orang

Check ouuuuut

Thank you, The Anmon Hotel for the great experience.


Refrensi :
https://www.bintan-resorts.com/resorts/anmon/


Wednesday, April 3, 2019

Semalam di Dynasty Hotel Tarakan, Hotel Transit Untuk Backpacker dan Bussinessman

Jarang-jarang ni bisa ngreview hotel. Kali ini "korbannya" adalah salah satu hotel yang terletak di jalan Kusuma Bangsa, Gunung Lingkas, Tarakan. Letaknya bisa dibilang tidak umum bagi hotel-hotel yang ada di Tarakan, karena berada dipinggiran kota. Dan memang, hotel ini "tanpa teman" hotel-hotel lain tak seperti kebanyakan hotel di Tarakan yang tetangga-tetanggaan. Meskipun begitu, tidaklah sulit menemukan hotel ini, letaknya meskipun di pinggiran kota tapi strategis. Dekat dengan kantor Pelni (gampang kalau mau cek tiket), Masjid, dan Pom Bensin. Hehehe
Hotel Dynasty
Harganya juga bervariasi, mulai dari 190k untuk kelas standart hingga 400k untuk kelas suite. Saya mengambil kelas standar saja untuk kali ini. Lumayan, harga terjangkau dengan fasilitas waw. Kamar kelas standar tidak begitu besar namun tetap nyaman, berukuran 2.5 x 6 meter dilengkapi dengan kasur, AC, lemari, meja cermin, TV, air mineral dan kamar mandi. Toiletries yang tersedia adalah sikat gigi yang terletak di meja cermin, lalu sabun-sampo dan handuk yang ada di kamar mandi dengan shower dan warm waternya. Fasilitasnya bukan kaleng-kaleng memang. Pas dan sebanding dengan harga yang kita keluarkan.
Penampakan Kamar dan Kamar Mandi

Penampakan Kamar dan Kamar Mandi
Fasilitas lainnya yang ada di hotel ini adalah ruangan multifungsi yang biasa digunakan sebagai restoran dan hall untuk meeting, workshop, gathering dan lain-lain. Di dalamnya sudah dilengkapi dengan LCD projector dan sound system. Sudah komplit satu paket. 
Salah satu sisi ruangan multifungsi
Hotel ini berjarak sekitar 2 - 3 km dari Pelabuhan Kapal dan pelabuhan speedboat SDF / Tengkayu. Dan berjarak sekitar 7 km menuju Bandar Udara Juwata Tarakan. Jadi, menginap disini merupakan pilihan yang pas untuk kamu kamu yang sedang dalam perjalanan bisnis, atau kamu kamu yang seorang backpacker dan atau yang mungkin hanya transit sebentar sebelum melanjutkan perjalanan.

Ada hal yang membuat saya suka menginap disini, yang pertama pemandangan salah satu sisi Kota Tarakan terlihat apik dari atas lantai 5 hotel ini, pemandangan sisi selatan pulau lengkap dengan aktivitas maritimnya membuat kita harus mengabadikan pemandangan yang indah ini. Terlebih saat matahari sedang akan terbit. 
Viewnya donk, emeziiing
Yang kedua adalah adanya fasilitas rental kendaraan dengan harga yang terjangkau, ini yang saya bilang sangat pas untuk yang hanya sekedar transit. Jika menginap di hotel ini dan ingin menikmati kota Tarakan bisa hubungi resepsionis dan rental sepeda motor yang sudah disediakan hotel. 
Daftar Harga Sewa Kendaraan
Yang ketiga adalah sarapan paginya yang enaak abis, ada beragam pilihan, mulai dari roti, snack jajanan pasar hingga makanan berat. Jadi cocok kan untuk kita yang backpackeran, harga kamar terjangkau, lalu disuguhi sarapan enak, bisa isi tenaga banyak-banyak sebelum check out dan melanjutkan perjalanan.
Makaaaaaan

Makaaaaaan

-----------------

Dynasty Hotel.
Alamat : Jalan Kusuma Bangsa, RT. 05 RW.03 No. 96 Tarakan 77126
HP : 0811 5403 012
Email : hoteldynastytarakan@yahoo.co.id

Kamar : 💗💗💗💗💛
 
Lokasi :💗💗💗💗💛  
Pelayanan : 💗💗💗💗💛
Sarapan : 💗💗💗💗💛


Tuesday, January 22, 2019

Galaxy Hotel Tarakan, Hotel yang Pas Untuk Perjalanan Bisnis

Menjadi kota industri sekaligus kota transit membuat Tarakan menjadi kota yang paling ramai dan sibuk di Kalimantan Utara. Adanya perusahaan-perusahaan besar baik lokal maupun nasional, ditambah dengan dukungan fasilitas-fasilitas pendukung seperti pelabuhan dan bandar udara internasional yang semakin menjadikan Tarakan ramai dikunjungi. Termasuk fasilitas pendukung lain seperti pasar-pasar, restoran-restoran, kafe-kafe, hingga beberapa hotel dan penginapan.
Galaxy Hotel
Hotel dan penginapan banyak dan mudah ditemukan di Tarakan, tersebar di berbagai tempat. Harga pun bervariasi, tinggal dipilih sesuai budget yang dimiliki. Salah satu hotel yang mesti dicoba diinapi jika ada perjalanan bisnis ke Tarakan adalah Hotel Galaxy.

Hotel Galaxy terletak di jalan Yos Sudarso, tepat di samping Polres Kota Tarakan. Letaknya yang berada di tengah-tengah kota merupakan nilai plus bagi hotel ini. Dekat kalau kemana-mana. Harganya juga terjangkau. Saya kemarin memanfaatkan kesempatan untuk menginap disini, kebetulan rekan sedang dinas di Tarakan dan menginap disini, jadi bisa sekalian direview, hhe. Well, kuy lah.

1. Lokasi
Seperti yang sudah dijelaskan secara singlat diatas, letak hotel ini sangat strategis. Berada ditengah-tengah kota yang kalau kemana-mana dekat. Disampingnya Polres Tarakan, aman. Di depannya ada banyak kafe dan tempat nongkrong, jadi tidak bakalan kelaparan dah. Ada juga perkantoran lengkap dengan ATM nya.
View Kota saat malam, dari kamar hotel
Mau ketempat belanja sangat terjangkau, dengan sekali naik angkutan kota bisa langsung menuju Pasar Batu, tempat belanja oleh-oleh di Tarakan. Letak Bandara dan Pelabuhan juga tidak terlalu jauh. Sip kan?

2. Kamar
Hotel Galaxy menyediakan beragam tipe kamar yang menyesuaikan dengan budget di kantong. Dari standard hingga suite room yang tersebar di 7 lantai hotel. Harga kamar juga bervariasi sesuai dengan jenis kamar, dan harga sudah termasuk sarapan untuk 2 orang, pajak, dan service charge. Karena rekan kerja ini tidak lama dinas di Tarakan, jadi kami mengambil kamar standar saja dengan tipe twin bed.  Letaknya di lantai 5. 
"Peampakan" kamar tipe standar

Toilet kamar standar
Ukuran kamar berkisar 4 x 4 meter dengan fasilitas AC, meja kecil, gantungan baju, cermin panjang, dan LED TV. Ada jendela nya yang menghadap kedepan hotel, bisa sambil liat view sibuknya kota Tarakan, dan sambil ngudud bagi anda ahli hisap. Terdapat dua botol air mineral di dalam kamar ini. Desain kamar mandi seperti hotel pada umumnya, toiletries hanya tersedia sikat gigi saja, sedangkan sabun sudah tersedia di dalam wadah yang tertempel di dekat hot and clod shower. 

3. Fasilitas
Hotel Galaxy ini memiliki loby yang lumayan luas dan menyatu dengan restoran yang kalau pagi harinya dijadikan tempat sarapan. Ada juga meeting room yang sering digunakan untuk berbagai acara, mulai dari seminar hingga pesta pernikahan. 
Restoran yang bersatu dengan lobby
Di lantai satu bagian belakang terdapat mushala kecil bagi umat muslim yang ingin beribadah. Fasilitas lift / elevator (yang saat kami menginap sedang maintenance) dan Wi-Fi yang lumayan kencang juga tersedia guna mendukung pekerjaan bisnis atau hanya sekedar streaming nonton drakor. -_-

Harga yang kita bayarkan ke hotel saat check in sudah termasuk dengan sarapan untuk 2 orang yang dimulai dari jam 6 hingga jam 10 pagi. Sarapannya model prasmanan dengan menu yang berganti setiap harinya. Tersedia 2 pilihan, nasi untuk yang makan berat, serta roti, snack, dan puding bagi yang menyenangi sarapan dengan makanan yang ringan-ringan. 
Sarapan prasmanan "makan ringan"

Sarapan "makan berat"
Yap, demikian semoga bisa jadi refrensi menginap ketika anda-anda semuanya melancong ke Bumi Paguntaka ini.

-----------------------------------------

Rangkuman :
Galaxy Hotel Tarakan.

Alamat : Jalan Yos Sudarso 9 Tarakan - Kalimantan Utara
Phone : 0551 - 30018 ; Fax : 0551 - 25222
Mobile : 0812 1312 5222

Kamar : 💗💗💗💗💛
Lokasi :💗💗💗💗💗
Pelayanan : 💗💗💗💗💛
Sarapan : 💗💗💗💗💛



Sunday, July 1, 2018

Bermalam di Golden Snail, Airy Room nan Nyaman di Balikpapan

Balikpapan, selain dikenal sebagai kota minyak juga dikenal sebagai kota transit. Julukan kota transit diberikan kepada Balikpapan karena letak kota yang strategis dengan fasilitas pendukung yang baik. Bandara International SAMS Sepinggan dan pelabuhan kapal Semayang merupakan pintu masuk orang luar melalui jalur udara dan laut bila ingin ke kota-kota lain di wilayah Kalimantan Timur ini.

Menunjang Balikpapan sebagai kota transit, disini juga tidak sulit menemukan tempat-tempat menginap untuk beristirahat. Banyak homestay sampai hotel bintang 5 tersedia di Kota Balikpapan. Jika kamu sedang travelling atau ingin melanjutkan perjalanan amun butuh tempat istirahat sejenak, maka Balikpapan memiliki banyak pilihan untuk kamu pilih sebagai tempat untuk melepas penat.
Golden Snail dan pemandangan ketika malam.
Salah satunya adalah Golden Snail Guest House, sebuah penginapan nyaman yang tidak merogoh saku terlalu dalam. Golden Snail terletak dekat dengan pusat kota Balikpapan, tidak sulit untuk menemukan tempat ini, karena terletak di sisi barat jalan MT. Haryono (google map). Harga berkisar antara 200 - 300ribu rupiah permalam. Tergantung kelas yang dipilih.
Lobby dan resepsionis
Guest House Golden Snail didesain minimalis. Lobby berada di luar hotel, disitu juga nantinya tempat diletakkan paket sarapan yang merupakan nasi kotak, jadi nanti dimasing-masing kotak akan ditulis nomor kamar kita masing-masing. Reseptionis berukuran 1 x 1.5 meter menunggu kita di depan pintu masuk guest house, disamping nya tersedia kantin mini berupa kulkas yang berisi makanan dan minuman, tinggal ambil dan bayar diresepsionis. Dinding-dinding guest house dihiasi oleh kata-kata bergambar lucu nan kekinian, pintu-pintu kamar berwarna-warni melengkapi keunikan guest house ini.

Fasilitas kamarnya juga bagus. Dengan luas 3x3 meter dilengkapi TV dan AC, tidak ada lemari di kamar yang kami tempati, namun tersedia tempat untuk menggantung pakaian, juga tersedia minuman kemasan, dan handuk. Pintu kamar mandi juga berfungsi sebagai tempat cermin, kamar mandi dilengkapi dengan shower, closet duduk dan westafel, namun toiletries tidak tersedia disini. Terpaksa beli diwarung terdekat. Akses wifi melengkapi fasilitas kamar airy room ini. 
Ruang Kamar
Kelebihan lain dari Golden Snail ini adalah letaknya yang strategis, hingga mudah untuk kemana-kemana meskipun kita tidak membawa kendaraan pribadi. Mall BSB berjarak kurang lebih 5 km dari hotel, Giant Supermarket dan Living Plaza juga mudah dicapai dengan angkutan kota, minimarket 24 jam, tempat-tempat nongkrong dan makan juga banyak tersedia di dekat guest house ini. Aman, dijamin tidak suntuk dan kelaparan, asal uang ada ditangan. hhe.
Sarapaaaaan
Pagi hari kami sarapan di lobby, paket sarapan ditumpuk di meja dan kita mengambil sendiri sesuai dengan nomor kamar masing-masing. Disamping itu juga tersedia berbagai pilihan minuman self-service, ada berbagai teh dan kopi yang disusun di laci mini, tinggal ambil dan seduh sendiri.

Sedikit kekurangan dari guest house ini adalah lahan parkir yang sempit, bisa dipahami mengingat terbatasnya lahan yang tersedia, apalagi dipusat kota seperti Balikpapan ini. Lahan parkir yang ada, bisa menampung setidaknya 4 mobil dan 10an sepeda motor saja. Jangan lupa parkir yang rapi agar tidak mengganggu tamu yang lain. Okey sip.
Enjoy Balikpapan.


Guest House Golden Snail :
Jl. MT. Haryono No. 31, Balikpapan Selatan, Damai, Balikpapan Kota, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur 76114

Kamar : 🌟🌟🌟🌟🌟
Pelayanan : 🌟🌟🌟🌟
Parkir : 🌟🌟

Overall : 🌟🌟🌟🌟

Monday, June 11, 2018

Istirahat 6 Jam di Ibis Budget Hotel Jakarta

Yeay, alhamdulillah akhirnya bisa mudik ke kampung halaman. Setelah hampir setahun merantau di negeri orang, momen mudik merupakan hal yang paling ditunggu-tunggu oleh para perantau, termasuk saya. Pemburuan tiket pesawat Balikpapan - Natuna sudah dilakukan sejak lama. Dan ketika waktu libur lebaran sudah fix dari perusahaan, barulah tiket saya issued kan. Perjalanan Balikpapan - Natuna merupakan perjalanan panjang yang harus transit dibeberapa bandara seperti Jakarta dan Batam, oleh karena itu jadwal harus disusun dengan baik agar gak ketinggalan pesawat atau bahkan tidak mendapat tiket pesawat nantinya.

Jadwal yang saya pilih untuk mudik kali ini mengharuskan saya menginap semalam di Jakarta, dan kemudian first flight melanjutkan perjalanan Jakarta - Batam - Natuna. Karena waktu yang singkat di Jakarta, saya memilih untuk menginap di penginapan-penginapan yang ada di sekitaran bandara. Rumah singgah yang dikelola Mahasiswa Natuna di Jakarta berada jauh dari bandara. Seorang teman yang bekerja di travel merekomendasikan hotel Ibis Budget untuk saya "tiduri". Dan, taraaaa! Akhirnya disana tempat kami menginap.
Jadwal bis Bandara - Hotel
Ibis Budget Hotel Jakarta Airport terletak tidak jauh dari bandara (google map), sekitar 30 menit berkendara. Pihak hotel juga menyediakan layanan antar jemput gratis dengan menggunakan  angkutan hotel. Namun karena letih dan ingin cepat-cepat istirahat, juga karena layanan antar jemput bis memiliki jadwal sendiri. Akhirnya kami menggunakan jasa angkutan online dari Bandara ke Hotel. Namun, dapat saran dari teman, katanya lebih baik menggunakan taxi bandara, karena harganya akan lebih murah daripada menggunakan angkutan online. Ya sudah lah yaa, pelajaran kedepan.
Koridor hotel
Setelah check in, kami menuju kamar di lantai 7. Hotel didesain sedikit lebih gaul dan fresh, tata letak diatur sedemikian rupa sehingga enak dipandang. Kamar hotel tak begitu besar, kurang-lebih seukuran 14 meter persegi. Toilet yang terletak disamping pintu masuk kamar terpisah dengan kamar mandi shower yang hanya terdapat sabun dan shampo dijadikan satu. Sikat gigi tidak tersedia disini, oleh karena itu ada baiknya membawanya sebelum menginap. Westafel tersedia didepan kamar mandi. Dua minuman botol juga disediakan oleh hotel. Fasilitas lain adalah wi-fi dengan sinyal yang bagus, air hangat, televisi dengan siaran yang jernih. Saat saya membuka jendela, pemandangan kota dimalam hari terlihat apik dari ketinggian ini, sayangnya saya lupa untuk mendokumentasi dikarenakan terlalu lelah dalam perjalanan.

 

Karena teralu lelah, kami berisitirahat. Kemudian jam 3 pagi kami ditelpon pihak hotel, alarm bangun sahur ternyata. Kami mempersiapkan barang untuk sekalian check out. Restoran berada di lantai bawah dekat dengan lobi hotel. Ohya, samping resepsionis tersedia 2 unit PC full akses yang sangat membantu kita untuk mencari informasi di internet, saya baru lihat ini ketika keluar dari lift menuju restoran.
Lobi hotel
 
Menu sahurnya enak, tersedia nasi, daging dan sayur, ada juga roti dengan selai stroberi, serta kopi dan teh. Rasanya juga enak, pas untuk menambah kekuatan untuk menjalani puasa sambil mudik ini. Setelah sahur dan check out kami menuju bandara dengan bis yang sudah disediakan oleh hotel. Melanjutkan perjalanan mudik ke kampung halaman. Overall, untuk ukuran hotel transit, Ibis Budget saya kasih nilai 8.5/10 deh. Bagusss.


Hotel Ibis Budget Jakarta Airport
Jl. Jalan Raya Bandara Soekarno-Hatta, Benda, Kota Tangerang, Banten 15125
Lokasi : 🌟🌟🌟🌟
Fasilitas : 🌟🌟🌟
Pelayanan : 🌟🌟🌟



Saturday, June 2, 2018

Menginap di Grand Citra, Hotel Transit di Tarakan


Pimpinan perusahaan tempat saya bekerja berencana akan menempatkan saya di Tarakan, Kota Minyak yang terletak di utara Kalimantan. Oleh karena itu dalam beberapa kesempatan saya berkunjung kesini untuk sekedar survey dan melihat lokasi kantor.


Kali ini kami menginap di Hotel Grand Citra Tarakan. Hotel Grand Citra Tarakan berlokasi di Jl. Mulawarman, jalan utamadi Tarakan dan berjarak sekitar 200 meter dari pintu masuk Bandara International Juwata Tarakan. Ini merupakan hotel yang letaknya paling dekat dengan bandara, sehingga kerap menjadi pilihan utama untuk menginap sebelum melanjutkan perjalanan. 


Namun letaknya di pinggir jalan membuat hotel ini minim lahan parkir, hanya bisa memarkirkan 6 - 7 mobil saja, kunci mobil kita titipkan ke resepsionis ketika mobil diparkirkan. Fasilitas lain adalah mushala kecil yang ada di lobby dan wifi dengan kekuatan seadanya. Kota Tarakan memang bermasalah sedikit dengan jaringan ke-wifi-an ini.


Kami memilih kamar superior twin bed yang terletak di lantai 3. Untuk hotel transit, Grand Citra Hotel merupakan hotel yang nyaman untuk diinapi. Dengan luasan kamar sekitar 16 sqm, dilengkapi dengan AC, TV, lemari dan meja, tanpa adanya kursi (mungin lupa naruh). Toilet dengan fasilitas air panas, namun tidak dilengkapi toiletries, hanya ada sikat gigi dan sabun cair serba guna yang juga bisa sekalian sampo.
Bandara Internasional Juwata dari Kamar Hotel

Pemandangan bandara Juwata langsung terpampang saat saya membuka jendela kamar, bunyi sirine dari menara pengawas kerap kali terdengar ketika pesawat akan mendarat. Saat ramadhan, hotel mempunyai program takjil gratis dan free pengantaran ke bandara, hanya saja saya tidak sempat mencicipi takjil tersebut, karena kami selalu buka di luar.
 
Fasilitas lain adalah hidangan sahur pengganti sarapan. Hidangan yang disediakan terdiri dari 3 jenis lauk, buah, kopi, teh, air mineral dan roti dengan berbagai macam rasa selai. Sayangnya tidak ada lauk berkuah yang dihidangkan. Beberapa artikel yang saya baca, sayur itu baik dikonsumsi saat sahur.
Sahur dulu, biar kuat hadapi kenyataan
Ada dua hal unik yang saya alami disini, yang pertama adalah ketika saya meminta tambahan satu kartu kunci untuk kamar kami, namun pihak hotel bilang tidak tersedia. Hal unik lain adalah ketika seorang rekan akan melaksanakan sholat di kamar dan menelpon resepsionis untuk meminjam sejadah, juga tidak tersedia. Ini pengalaman baru bagi saya. Yap, mungkin kebijakan hotel yang berbeda-beda.



But overall, hotel ini tetap saya rekomendasikan bagi yang mencari tempat inap yang dekat dengan bandara. Grand Citra Hotel Tarakan.

Hotel : Grand Citra Tarakan
Alamat : Jalan Mulawarman RT26, Tarakan Barat, Karang Anyar Pantai, Tarakan Bar., Kota Tarakan, Kalimantan Utara
Fasilitas : 💗💗💗
Lokasi :
💗💗💗💗
Pelayanan : 💗💗

Sejarah Perminyakan di Bumi Lancang Kuning: Langkah Nekat Hopper dan Lapangan Terbesar se-ASEAN.

Bumi Sumatra tak pernah habis memberi kejutan, setelah beberapa tahun lalu saya menulis tentang jejak penemuan minyak pertama di pulau ini, ...