Thursday, January 2, 2014

Pengenalan Teknik Pemboran

Dalam industri perminyakan, pemboran adalah suatu kegiatan penting yang harus dilakukan untuk mendapatkan hidrokarbon dibawah permukaan. Pemboran adalah suatu kegiatan membuat lubang dari permukaan menuju target (reservoar) yang telah ditentukan. Kesuksesan operasi pemboran menentukan kelanjutan industri minyak dan gas bumi kita. Dalam operasi pemboran, banyak hal-hal yang harus dilakukan dan mempunyai resiko yang tinggi apabila hal-hal tersebut gagal. Ada beberapa macam tahapan pemboran, yakni pemboran Eksplorasi, Pemboran Delinasi, Pemboran Pengembangan, Penmboran Sumur-sumur Sisipan.


1. Pemboran Eksplorasi
Adalah pemboran sumur-sumur yang dilakukan untuk membuktikan ada tidaknya hidrokarbon serta untuk mendapatkan data-data bawah permukaan sebanyak mungkin. Langkah-langkah Pemboran Eksplorasi adalah sebagai berikut :
  • Pembuatan rencana pemboran : titik koordinat, elevasi, perkiraan lithologi dan tekanan formasi, program lumpur, konstruksi sumur, program coring, analisa cutting, logging dan testing.
  • Persiapan pemboran : pembuatan jalan, jembatan, pemilihan menara bor dan peralatan yang sesuai, pemasangan alat pembantu (jaringan telekomunikasi, air, listrik, dsb), perhitungan biaya pemboran.
  • Pemboran eksplorasi, sekaligus mengumpulkan data-data formasi melaluui coring dan pemeriksaan cutting
  • Test produksi dengan Drill Stem Test (DST) dan survei lubang bor dengan logging
2. Pemboran Delinasi
Adalah pemboran sumur-sumur yang bertujuan untuk mencari batas-batas penyebaran migas pada lapisan penghasilnya. Langkah-langkah pemboran delinasi adalah sebagai berikut :
  • Pemboran Delinasi (biasanya 3 atau 4 buah sumur, masing-masing di sebelah utara, selatan, timur, dan barat dari antiklinnya)
  • Analisa data
  • Perhitungan perkiraan besarnya cadangan dengan metoda volumetrik.
  • Perencanaan jumlah dan letak sumur pengembangan yang harus dibor untuk mengeksploitasi lapisan tersebut.

3. Pemboran Pengembangan
Adalah pemboran sumur yang akan difungsikan sebagai sumur-sumur produksi. Langkah-langkah pemboran Pengembangan adalah sebagai berikut :
  • Perencanaan dan persiapan pemboran.
  • Pemboran sumur-sumur pengembangan.
  • Penyelesaian sumur-sumur pengembangan.
  • Perencanaan dan persiapan pemasangan fasilitas produksi.
  • Kegiatan memproduksikan dan transportasi.

Pemboran Sumur-sumur Sisipan (infill well)
Adalah pemboran sumur-sumur yang letaknya diantara sumur-sumur yang telah ada, tujuannya adalah untuk mengambil hidrokarbon dari area yang tidak terambil oleh sumur-sumur sebelumnya yang telah ada. Fungsi sumur-sumur sisipan ini adalah sebagai proyek percepatan pengurasan reservoar.


-------------------------------------------------------------

Nah, dalam kesempatan ini, saya akan membahas tentang peralatan-peralatan apa saja yang digunakan pada saat operasi pemboran berlangsung. Hal ini saya dapat ketika saya melaksanakan Tugas Akhir di suatu perusahaan minyak, dan mereka menyuruh saya untuk ke lapangan, karena disana sedang ada pengerjaan WorkOver (kerja ulang) pada salah satu sumur disana. Orang di lapangan bilang ini namanya WIP (well intervension program) pada sumur PanasBumi. Saya mengambil kesempatan tersebut untuk mendokumentasikan peralatan-peralatan yang digunakan, letak dan fungsi masing-masing alat tersebut, karena selama ini yang kita lihat hanya di literatur-literatur atau pada praktikum peralatan pemboran, dan saat ini saya akan menjelaskan sejauh yang saya bisa.

Pemboran terbagi dalam 5 sistem utama, yaitu Sistem Tenaga (Power System), Sistem Angkat (Hoisting System), Sistem Putar (Rotating System), Sistem Sirkulasi (Circulating System), dan Sistem Pencegah Semburan Liar (BOP System). Saya akan menjelaskan persistem yang akan saya posting secara berkala (maklum, sibuk coy), dan sebelumnya saya mohon maaf apabila sebagian alat tidak disertakan gambar. Semoga bermanfaat. O:)

Rig Pemboran Lepas Pantai / Offshore Rig (sumber : satunegeri.com)


Rig Pemboran di Darat (sumber : apirig.com)

Next :

No comments:

Post a Comment