Sunday, September 20, 2015

20 September : Salahuddin Al-Ayyubi mengepung Yerusalem, #hariinidalamsejarah

Sang Macan Perang Salib, via kakecho.blogspot.com
Tanggal 20 September ini juga merupakan tanggal penting bagi perkembangan dan sejarah umat islam di dunia. Bagaimana tidak, pada tanggal ini ditahun 1187 silam, salah satu pemimpin muslim terbaik yang pernah ada Shalahuddin Al-Ayyubi, melakukan pengepungan terhadap Yerusalem yang telah lama diduduki oleh pasukan Salib sejak tahun 1099 M, pasca terjadinya perang Salib I.
Pengepungan Yerusalem oleh Shalahuddin Al-Ayyubi terjadi pada tanggal 20 September 1187 adalah pertempuran antara Dinasti Ayyubiyyah dan Kerajaan Yerusalem (pasukan Salib yang menguasai Yerusalem saat itu) dan berlangsung hingga 2 Oktober 1187 M.
Ilustrasi Perang Hattin, via panyutro.blogspot.com
Sebelum peristiwa Pengepungan Yerusalem, pasukan Salib hampir dikalahkan dalam peperangan Hattin yang terjadi pada 4 Juli 1187. Banyak tokoh-tokoh kerajaan tersebut tertangkap, termasuk Raja Guy (berasal dari Perancis) yang saat itu menjadi pemimpin pasukan salib. Selama musim panas, kekuasaan pasukan Salib berhasil dikacaukan oleh Sulthan Shalahuddin Al Ayyubi dan pada pertengahan September berhasil merebut kota Akko, Nablus, Jaffa, Toron, Sidon, Beirut, dan Ashkelon. Para pengungsi melarikan diri ke Tirus, satu-satunya kota yang dapat menahan serangan pasukan Shalahuddin Al Ayyubi.
Tepat hari Ahad, 20 September 1187, Sang Sulthan mencapai Yerusalem dengan banyak pasukan mendirikan kemah dan memulai pengepungan. Pertempuran ini berakhir dengan menyerahnya pasukan Salib pada 2 Oktober 1187 setelah 88 tahun dikuasai pasukan Salib. Tanggal tersebut juga bertepatan dengan 27 Rajab, yang memiliki makna simbolis khusus bagi Muslim karena bertepatan dengan tanggal 27 Rajab yaitu tanggal peringatan Isra dan Mikraj.
Sang Sultan, via www.kompasiana.com
Meskipun Sulthan Shalahuddin berhasil merebut Yerusalem, namun warga Yahudi, Kristen dan yang lainnya tetap dibiarkan untuk hidup berdampingan dengan ummat Islam dan dijaga keamanannya. Berbeda dengan pasukan Salib saat merebut Yerusalem dahulu yang membantai jutaan manusia, Salahuddin membiarkan warga Yahudi dan Nasrani untuk tetap berada di Yerusalem. Dan kebijakan Salahuddin ini menjadi catatan emas sejarah bagaimana Umat Muslim lebih mencintai kedamaian. Perebutan Yerusalem dari tangan pasukan salib ini juga menandai akhir Kerajaan Yerusalem (akhir kekuasaan pasukan Salib). 
Dan peristiwa ini juga diangkat dalam film layar lebar dengan judul "Kingdom of Heaven" yang dirilis tahun 2005.


sumber : 
http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-mancanegara/13/09/26/mtdhen-hari-ini-di-1187-pasukan-salahuddin-alayyubi-mulai-mengepung-yerusalem
http://www.pub.or.id/20-september-dimulainya-pengepungan-yerusalem-oleh-sultan-shalahuddin-al-ayyubi/

No comments:

Post a Comment